Jakarta (ANTARA) - Vokalis grup musik The Cure, Robert Smith, mengkritik rencana pertunjukan jeda babak atau halftime show pada final Piala Dunia FIFA yang untuk pertama kalinya digelar dalam sejarah turnamen tersebut.
Dikutip dari Variety, Sabtu (18/7), Smith menyampaikan kritiknya melalui media sosial Instagram dengan menyebut dirinya tidak menyetujui konsep pertunjukan jeda pada laga final.
Dalam unggahan berikutnya, Smith menegaskan bahwa kritik tersebut bukan ditujukan kepada para musisi yang akan tampil, melainkan kepada gagasan menghadirkan pertunjukan musik pada jeda pertandingan final Piala Dunia.
Baca juga: FIFA pastikan halftime show final Piala Dunia berdurasi 11 menit
"Saya berbicara tentang ide adanya halftime show di final Piala Dunia," tulis Smith.
Pertunjukan tersebut dikurasi oleh vokalis Coldplay Chris Martin dan dijadwalkan menghadirkan sejumlah musisi, antara lain Madonna, Justin Bieber, Shakira, serta BTS.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyebut pertunjukan itu sebagai sajian bersejarah yang memadukan sepak bola dan musik serta diharapkan meninggalkan warisan yang melampaui pertandingan final.
Baca juga: Paket VIP final Piala Dunia 2026 laku terjual seharga 4 juta dolar AS
Rencana halftime show juga memicu perdebatan mengenai durasinya. BBC melaporkan pertunjukan diperkirakan berlangsung hingga 25 menit, sementara regulasi kompetisi menetapkan waktu jeda pemain tidak boleh melebihi 15 menit. Pihak penyelenggara pertunjukan menyatakan keseluruhan penampilan musik akan dibatasi sekitar 11 menit.
Selain penampilan musisi populer, Variety melaporkan pertunjukan itu juga akan menghadirkan konduktor Gustavo Dudamel bersama anggota New York Philharmonic dan Simón Bolívar Symphony Orchestra of Venezuela untuk membawakan penghormatan bagi Venezuela setelah gempa bumi yang melanda negara tersebut.
Baca juga: FIFA Fan Village New York ditutup karena cuaca buruk
Baca juga: "Legacies of Champions" FIFA tampilkan benda bersejarah Piala Dunia
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.