Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga kebakaran yang menghanguskan tiga kapal yang sedang bersandar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu pagi dipicu korsleting listrik saat proses perbaikan kapal.
“Informasi dari saksi kebakaran dipicu korsleting listrik saat perbaikan kapal,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.
Menurut keterangan saksi, mereka melihat kepulan asap dari kapal yang sedang melakukan perbaikan atau docking kapal di lokasi tersebut.
Lalu saksi mencoba meminta bantuan warga di sekitar lokasi m. Namun api semakin membesar dan mereka meminta bantuan dari pemadam kebakaran.
“Total ada tiga kapal yang terbakar,” kata dia
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu memadamkan kapal yang terbakar saat bersandar di Dermaga Muara Angke di Jalan Dermaga Ujung 1 Blok Empang, Kelurahan Pluit, Kecamatan Pluit, Minggu pagi.
“Petugas mendapatkan informasi kebakaran pukul 08.37 WIB,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.
Saat ini petugas masih berjibaku melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 65 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang menghanguskan kapal kayu tersebut.
Petugas mulai melakukan pemadaman pukul 08.50 WIB dan api baru berhasil dipadamkan pukul 11.52 WIB.
“Butuh waktu tiga jam untuk memastikan api di kapal dapat dipadamkan. Alhamdulillah api sudah padam,” kata dia.
Baca juga: Gulkarmat padamkan kapal terbakar saat sandar di Dermaga Muara Angke
Baca juga: Pemerintah Korsel gelar rapat soal kebakaran kapal di Selat Hormuz
Baca juga: KJRI Karachi fasilitasi pemulangan tiga ABK penyintas kebakaran kapal
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.