Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan antrean kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Medan dan Binjai, Sumatera Utara, sudah bisa terurai.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan upaya pemulihan distribusi BBM di Medan dan Binjai telah menunjukkan hasil positif.

Menurut dia, BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pasokan BBM, sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal.

Selama dua hari terakhir, BPH Migas bersama Pertamina memantau langsung sejumlah SPBU di wilayah Medan dan Binjai. Antrean kendaraan mulai berkurang dan kondisi pelayanan di SPBU juga semakin membaik.

Baca juga: BPH Migas-Ombudsman kolaborasi jaga kelancaran distribusi BBM di Jatim

Wahyudi menyampaikan pemerintah memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik di wilayah yang menjadi perhatian masyarakat.

"Hasil pemantauan titik-titik yang menjadi kerawanan distribusi antrean BBM Alhamdulillah sudah berjalan, terurai, dan normal," ujar Wahyudi saat meninjau SPBU Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (18/7/2026).

Untuk menjaga kelancaran penyaluran, distribusi BBM juga diperkuat dengan penambahan armada bantuan (spot charter) dan peningkatan volume pasokan BBM ke SPBU.

Langkah tersebut dilakukan agar stok tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.