Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan rangkaian serangan militer AS terhadap Iran adalah sebagai balasan atas terbunuhnya personel AS di Timur Tengah.
"Kami serang lagi mereka dengan sangat keras malam ini dan kami melakukannya demi tiga, bukan dua, patriot hebat yang gugur," ucap Trump kepada wartawan setibanya di Pangkalan Militer Gabungan Andrews di Maryland, Minggu.
Selain menyebut kerusakan parah terjadi di sejumlah titik di Iran akibat serangan AS, Trump juga menekankan bahwa Iran sama sekali tidak boleh memiliki senjata nuklir.
"Kami mengendalikan Selat Hormuz dan Iran tidak mengendalikan apa pun," tegasnya.
Dia menyebut Iran mungkin masih memiliki sejumlah rudal dan drone, tetapi tak banyak.
"Kami tak lagi membatasi langkah hanya untuk mencegah Iran memiliki kemampuan tertentu; kami akan menyelesaikan urusan ini sepenuhnya. Kami akan arahkan serangan ke Iran dan kita lihat apa yang terjadi setelahnya," ujarnya.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran ancam balas AS atas serangan di PLTN Darkhovin
Baca juga: Iran kembali serang fasilitas listrik Kuwait yang memicu kebakaran
Baca juga: AS kerahkan F-35 ke Timteng di tengah eskalasi ketegangan dengan Iran
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.