Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta kesempatan meraih cita-cita.
"Bunda ingin membahagiakan anak-anak Indonesia karena kalian semua adalah anak-anak hebat. Presiden Prabowo Subianto sangat mencintai anak-anak Indonesia dan ingin memastikan seluruh hak anak terpenuhi agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.
Hal tersebut disampaikannya saat melanjutkan rangkaian Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di Yayasan Sakura Indonesia Al-Jama'an, Bogor, Jawa Barat, jelang Hari Anak Nasional (HAN) ke-42.
Ia mengatakan bahwa rangkaian Jelajah SAPA menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan negara di tengah anak-anak melalui penguatan pemenuhan hak anak serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.
Arifah Fauzi menjelaskan komitmen pemerintah diwujudkan melalui berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, Sekolah Rakyat agar setiap anak memperoleh akses pendidikan, serta layanan Cek Kesehatan Gratis guna memastikan anak tumbuh sehat.
Menurut dia, pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan merupakan fondasi penting bagi anak dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mendengarkan aspirasi dari para penghuni yayasan, termasuk harapan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri PPPA meminta jajarannya berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk membuka akses pemberdayaan ekonomi bagi perempuan melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pembiayaan agar keluarga menjadi lebih mandiri.
"Kita ingin perempuan di sini semakin berdaya. Nanti kita sambungkan dengan PNM agar para ibu yang ingin berusaha dapat memperoleh pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya, tahun depan semakin banyak perempuan yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Baca juga: KemenPPPA: Pelayanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak harus direplikasi
Baca juga: Menteri PPPA apresiasi Polda Jabar tangkap pelaku penganiayaan
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.