Budapest (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Hongaria Peter Magyar pada Minggu (19/7) menyampaikan bahwa dirinya akan bertemu dengan grandmaster catur Judit Polgar pada Senin (20/7) untuk memintanya menjabat sebagai presiden baru negara tersebut.

Dalam unggahannya di Facebook, Magyar menggambarkan Polgar sebagai sosok yang identik dengan bakat dan kegigihan, seraya menambahkan bahwa negaranya membutuhkan persatuan, perdamaian, dan seorang presiden yang dapat dibanggakan oleh setiap warga Hongaria.

Magyar mengatakan bahwa jabatan kepresidenan merupakan bentuk pengabdian tertinggi, dan dia akan menganggapnya sebagai suatu kehormatan jika Polgar menerima pencalonan tersebut.

Polgar, yang lahir di Budapest pada 1976, merupakan seorang grandmaster catur asal Hongaria dan juara Olimpiade Catur sebanyak lima kali.

Tamas Sulyok, Presiden Hungaria, berbicara selama upacara pengambilan sumpah untuk Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 yang akan datang di Budapest, Hungaria, pada 24 Januari. ANTARA/Xinhua/Attila Volgyi

Presiden Hongaria Tamas Sulyok pada Sabtu (18/7) menandatangani amendemen konstitusi ke-17 negara tersebut, yang memicu akhir mandatnya sebagai kepala negara.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.