Jakarta (ANTARA) - Google dikabarkan tengah menyiapkan varian ponsel terjangkau Pixel 11a yang akan membawa sejumlah peningkatan, termasuk penggunaan chipset Tensor G6 dan modem baru dari MediaTek.

Dilansir dari laporan Gizmochina pada Minggu (19/7) waktu setempat, menurut bocoran yang beredar, Pixel 11a dengan nama kode "Formosan" akan ditenagai chipset Tensor G6 buatan Google berkode "Malibu" yang dipadukan dengan cip keamanan Titan M3.

Untuk mendukung performanya, Pixel 11a akan dibekali RAM 8GB dan baterai berkapasitas 4.870mAh.

Baca juga: Google bakal luncurkan Pixel generasi terbaru pada 12 Agustus 2026

Penggunaan modem MediaTek M90 menjadi salah satu perubahan yang disorot pada ponsel tersebut. Pada model ini, Google beralih dari modem Exynos buatan Samsung yang digunakan pada generasi sebelumnya. Penggunaan modem tersebut diperkirakan dapat meningkatkan kualitas konektivitas sekaligus efisiensi daya pada seluruh lini Pixel 11.

Di sektor layar, Pixel 11a disebut akan mengusung panel berukuran 6,3 inci (16 cm) dengan resolusi 1080 x 2424 piksel. Layar tersebut mendukung refresh rate adaptif 60Hz hingga 120Hz untuk memberikan visual yang lebih mulus.

Ponsel ini memiliki tingkat kecerahan hingga 2.250 nits saat menampilkan konten HDR dan puncak kecerahan hingga 3.350 nits.

Baca juga: Pixel 11 mungkin alami peningkatan kamera tapi kapasitas RAM berkurang

Sedangkan untuk kemampuan fotografi, Google menyematkan sensor kamera depan baru yang secara internal diberi nama "dokkaebi". Kehadiran sensor tersebut diperkirakan akan membawa peningkatan kualitas pencitraan, meski detail spesifiknya belum diungkap.

Dari sisi desain, Pixel 11a disebut akan hadir dalam empat pilihan warna, yakni Obsidian (hitam), Olive (hijau), Frost (ungu), dan Fog (perak).

Lini ponsel Google Pixel 11 diperkirakan akan meluncur pada Agustus 2026.

Baca juga: Bocoran Google Pixel 11 ungkap desain dan peningkatan performa

Baca juga: Gemini hadirkan fitur AI baru untuk ponsel Galaxy 26 dan Pixel 10

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.