Jakarta (ANTARA) - Samsung dikabarkan akan memproduksi lebih banyak ponsel lipat Galaxy Z Fold8 dibandingkan Galaxy Z Fold8 Ultra maupun Galaxy Z Fold8 Ultra menjelang peluncurannya yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli.
Dilansir dari laporan GSM Arena pada Senin (20/7) waktu setempat, sumber yang mengetahui rantai pasok industri menyebutkan Samsung telah meminta pemasoknya untuk memproduksi sekitar 2,8 juta unit Galaxy Z Fold8.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding target produksi Galaxy Z Fold8 Ultra yang disebut mencapai sekitar 2 juta unit serta Galaxy Z Flip8 yang diperkirakan diproduksi sebanyak 1,5 juta unit.
Baca juga: Samsung hingga SK Hynix hadapi gugatan atas kenaikan harga RAM
Dengan target produksi yang lebih besar, Samsung kemungkinan menaruh ekspektasi tinggi terhadap permintaan Galaxy Z Fold8.
Ponsel tersebut dikabarkan akan hadir dengan aspek rasio layar 4:3 yang lebih lebar dibanding generasi sebelumnya, Galaxy Z Fold7. Ponsel itu juga disebut akan bersaing dengan ponsel lipat pertama Apple, iPhone Ultra, yang dirumorkan meluncur pada September mendatang.
Berdasarkan bocoran spesifikasi yang beredar, Galaxy Z Fold8 diperkirakan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Perangkat tersebut akan dibekali layar utama berukuran 7,6 inci dan layar penutup 5,5 inci.
Galaxy Z Fold8 juga dirumorkan membawa baterai berkapasitas 4.800 mAh serta sistem kamera belakang ganda.
Baca juga: Kamera Samsung Galaxy S27 Pro mungkin tidak akan menyamai model Ultra
Baca juga: Samsung mungkin bekali Galaxy M67 dengan chip Exynos kelas atas
Baca juga: Samsung S27 Ultra diuji dengan baterai 5,600mAh dan 5,800mAh
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.