Roma (ANTARA) - Gelombang panas baru melanda Italia, dengan banyak kota besar, termasuk ibu kota Roma, berada di bawah peringatan panas tingkat merah.

Kondisi panas terik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan.

Para wisatawan beristirahat di bawah kipas angin dengan semprotan kabut air di dekat Pantheon di Roma, Italia, pada 19 Juli 2026. Gelombang panas baru melanda Italia, dengan banyak kota besar, termasuk ibu kota Roma, berada di bawah peringatan panas tingkat merah. Kondisi panas terik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan. (ANTARA/Xinhua/Li Jing)

Sejumlah wisatawan berjalan menggunakan payung di Ponte Sant'Angelo di Roma, Italia, pada 19 Juli 2026. Gelombang panas baru melanda Italia, dengan banyak kota besar, termasuk ibu kota Roma, berada di bawah peringatan panas tingkat merah. Kondisi panas terik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan. (ANTARA/Xinhua/Li Jing)

Seorang wisatawan menyejukkan diri dengan kipas angin portabel di Roma, Italia, pada 19 Juli 2026. Gelombang panas baru melanda Italia, dengan banyak kota besar, termasuk ibu kota Roma, berada di bawah peringatan panas tingkat merah. Kondisi panas terik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan. (ANTARA/Xinhua/Li Jing)

Seorang wisatawan menyejukkan diri di sebuah air mancur jalanan di tengah gelombang panas di Roma, Italia, pada 19 Juli 2026. Gelombang panas baru melanda Italia, dengan banyak kota besar, termasuk ibu kota Roma, berada di bawah peringatan panas tingkat merah. Kondisi panas terik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan. (ANTARA/Xinhua/Li Jing)

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.