Moskow (ANTARA) - Qatar, Mesir, Pakistan, dan sejumlah mediator regional lainnya mengajukan proposal gencatan senjata selama 10 hari kepada Amerika Serikat dan Iran, demikian dilaporkan Axios mengutip sejumlah sumber.

Laporan yang diterbitkan pada Senin malam (20/7) itu menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mengkaji proposal tersebut. Washington juga meminta Israel untuk menghindari langkah-langkah yang dapat menutup peluang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Meski demikian, Amerika Serikat secara bersamaan tetap mempersiapkan berbagai langkah antisipasi apabila perundingan tersebut tidak membuahkan hasil.

Di sisi lain, militer Israel dilaporkan telah meningkatkan status kesiagaan dan bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik menjadi kampanye militer berskala penuh dalam beberapa hari ke depan.

Proposal gencatan senjata yang baru itu disebut mencakup penghentian sementara permusuhan, pembukaan kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, serta memberikan kesempatan bagi Washington dan Teheran untuk menyelamatkan nota kesepahaman yang sebelumnya telah disepakati.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Parlemen: Iran siaga hadapi penguatan militer AS di kawasan

Baca juga: Iran: Pasukan siap sambut jika AS invasi Pulau Kharg

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.