Apakah laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah satu unit kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?
Jakarta (ANTARA) - Rapat Paripurna Ke-26 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 menyetujui penerimaan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
Persetujuan diambil setelah Komisi I yang membidangi urusan pertahanan melaporkan pembahasan ihwal penerimaan hibah kapal induk senilai 54.022.426,67 euro itu.
“Apakah laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah satu unit kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?” kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa.
Baca juga: Komisi I DPR setujui hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
“Setuju,” jawab para legislator kompak.
Dalam laporannya, Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono menjelaskan penerimaan hibah luar negeri merupakan langkah strategis yang menyentuh pilar kedaulatan negara.
Berpedoman pada prinsip tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berlandaskan hukum, Komisi I pada Senin (20/7) menyelenggarakan rapat kerja bersama pemerintah mengenai penerimaan hibah kapal induk pertama Indonesia itu.
“Setelah mendengarkan penjelasan dari pemerintah dan pandangan substansial dari seluruh fraksi maka dengan segenap pertimbangan strategis, Komisi I DPR secara bulat dan sepakat menyetujui penerimaan hibah,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengingatkan perlunya penyesuaian doktrin yang matang agar kapal hibah dapat beroperasi secara optimal.
Selain itu, komisi sektor pertahanan juga menekankan agar hibah kapal induk memberikan pelajaran serta alih pengetahuan teknologi militer secara riil bagi kemandirian Tentara Nasional Indonesia dan industri pertahanan nasional.
Baca juga: Kemhan: Kapal induk pertama RI datang ke Indonesia 20 September 2026
"Ini penting kita belum pernah seumur hidup punya kapal induk," ucap Utut dalam rapat pada Senin (20/7).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto mengatakan kapal induk Giuseppe Garibaldi akan tiba di tanah air pada 20 September 2026.
Untuk menyambut kedatangan kapal tersebut, TNI Angkatan Laut sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya pengiriman pasukan ke Italia untuk dilatih menjadi awak kapal induk.
Tercatat ada 100 personel yang telah dikirim oleh TNI. Mereka akan mengikuti pelatihan secara materi dan praktik hingga akhirnya mampu untuk mengoperasikan kapal induk dari Italia ke Indonesia.
Selain itu, TNI AL juga tengah mempersiapkan beberapa tempat untuk jadi pangkalan kapal induk, salah satunya di Teluk Ratai, Lampung. "Proses pembangunannya saat ini telah mencapai 76 persen," katanya.
Baca juga: Kemhan: Pembangunan pelabuhan Garibaldi di Lampung capai 76 persen
Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.