London (ANTARA) - Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya (UKMTO) mengkonfirmasi pada Senin malam bahwa sebuah kapal tanker telah diserang di dekat Selat Hormuz, dengan kapal tersebut melaporkan melalui Saluran VHF 16 bahwa kapal tersebut telah terkena proyektil yang tidak dikenal.
UKMTO mengatakan telah menerima sejumlah laporan mengenai insiden tersebut, yang terjadi sekitar 8 mil laut di sebelah timur laut Limah, Oman.
Sebuah rekaman eksklusif yang berisi komunikasi radio antarkapal yang diberikan kepada Xinhua oleh seorang awak kapal pada Senin malam menunjukkan bahwa kapal yang diserang tersebut adalah kapal tanker berbendera Kuwait yang mengangkut minyak dan bahan kimia.
Menurut rekaman tersebut, dua awak kapal mengalami luka ringan. Asap tebal terlihat mengepul dari area kapal yang rusak, sementara asap terus mengepul dari tangki bunker.
Awak kapal mengatakan tangki bunker itu terbakar dan mesin utama kapal rusak. Setelah gagal mendinginkan tangki bunker, mereka berdiri di dekat perahu penyelamat dan bersiap meninggalkan kapal.
Ketika ditanya melalui radio mengenai apa yang menghantam kapal tersebut, seorang awak kapal meyakininya sebagai rudal karena serangan itu mengakibatkan sebuah lubang besar pada kapal.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.