Jakarta (ANTARA) - Waketum Bidang Kompetisi dan Pembinaan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) Azrul Ananda mengatakan banyaknya penyelenggaraan turnamen bola basket di Indonesia berdampak positif terhadap perluasan talent pool untuk kepentingan tim nasional.
Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi DBL musim 2026-2027 melengkapi ekosistem pembinaan yang juga diperkuat melalui berbagai kejuaraan kelompok umur antarklub yang selama dua tahun terakhir digelar DPP Perbasi.
"Tugas bidang saya adalah menebar jala sebanyak mungkin dan tugasnya Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi adalah memilih atlet untuk menjadi pemain timnas," kata Azrul di Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan, kehadiran kompetisi dari berbagai jalur dinilai memberi lebih banyak kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka.
Perbasi memandang penyelenggaraan DBL telah menjalankan perannya dalam pembinaan bola basket pelajar, sedangkan federasi berupaya menyeimbangkannya melalui berbagai kejuaraan antarklub usia 16 tahun dan 18 tahun yang dikemas lebih matang.
Baca juga: DBL Indonesia klaim konsisten bangun ekosistem industri bola basket
Lebih lanjut dia menjelaskan, pemain yang tampil di DBL belum tentu berasal dari klub, begitu pula sebaliknya, sehingga kedua jalur tersebut saling melengkapi dalam memperluas basis pembinaan atlet muda.
Oleh sebab itu, dengan bertambahnya jumlah pemain yang aktif berkompetisi, peluang menemukan bibit-bibit terbaik Indonesia juga semakin besar.
Dia menambahkan setelah semua itu terselenggara, maka proses berikutnya menjadi tanggung jawab BTN DPP Perbasi untuk melakukan pemantauan, seleksi, dan pembinaan lanjutan terhadap atlet-atlet potensial yang muncul dari berbagai kompetisi tersebut.
Selain memperluas kolaborasi dengan pihak swasta melalui penyelenggaraan kompetisi seperti DBL, tambah dia, federasi juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya lebih banyak pelajar yang produktif, berprestasi di bidang akademik, sekaligus berkembang sebagai atlet bola basket berkualitas.
Baca juga: Azrul sebut DBL Camp salah satu cara untuk tingkatkan "skill" pemain
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.