...Pertama anak-anak harus menanamkan mimpi dan cita-cita sejak sekarang
Bengkulu (ANTARA) - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla membekali ribuan siswa-siswi SMK negeri se-Provinsi Bengkulu kiat-kiat menyiapkan masa depan sejak dini.
"(Pertama) anak-anak harus menanamkan mimpi dan cita-cita sejak sekarang," kata Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla di Bengkulu, Selasa.
Pesan itu dia sampaikan saat memberikan motivasi kepada ribuan siswa dalam rangkaian penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa SMK Negeri se-Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak.
"Namun, mimpi itu akan terwujud apabila diimbangi dengan usaha, pengorbanan, serta doa, termasuk doa dari orang tua," kata dia lagi.
Bagi Jusuf Kalla, mimpi perlu ditanamkan sejak bangku sekolah karena perjalanan untuk mencapainya membutuhkan kerja keras dan pengorbanan. Dia berharap siswa SMK di Bengkulu tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas dan mampu mengambil bagian dalam kemajuan Indonesia.
Baca juga: Jusuf Kalla minta PMI di daerah selalu hadir bantu warga atasi bencana
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga ikut memberikan nasihat dengan mengingatkan para siswa bahwa mereka memiliki waktu tiga tahun untuk membangun bekal menuju masa depan.
"Pesan gubernur kepada kalian semua, masa pengenalan lingkungan sekolah sudah selesai. Jangan sampai tiga tahun ke depan lebih banyak bermain daripada belajar. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan," kata Helmi Hasan.
Helmi menilai masa pendidikan di SMK harus dimanfaatkan secara serius. Selain memperoleh ilmu dan keterampilan, siswa juga perlu membentuk karakter yang akan menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Karena itu, Helmi meminta para guru dan kepala sekolah tidak hanya berperan menyampaikan pelajaran, tetapi juga mendampingi siswa dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi mereka.
"Kepada para guru, kepala sekolah, dan kadis dikbud, saya titipkan putra-putri Merah Putih ini agar dididik menjadi generasi terbaik Bengkulu. Retret (MPLS) ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar menjadi lebih baik," ujarnya.
Pertemuan ribuan siswa dengan Jusuf Kalla dan Helmi Hasan dalam Retret Akbar Merah Putih menjadi penanda berakhirnya masa pengenalan lingkungan sekolah sekaligus awal perjalanan mereka menjalani pendidikan di SMK.
Baca juga: Jusuf Kalla: Masjid harus makmurkan jamaah dan jadi pusat peradaban
Baca juga: Politik kemarin, JK dan Prabowo bahas investasi hingga laporan MBG
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.