Jakarta (ANTARA) -
Kapten tim nasional hoki putra Indonesia Aulia Akbar Al Ardh mengatakan timnya kini memprioritaskan pertandingan uji coba sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026.
"Alhamdulillah, fisik anak-anak sudah ada peningkatan. Sekarang sudah masuk transisi persiapan khusus untuk game-game. Kebanyakan persiapan pertandingan, karena yang kita butuhkan sekarang memang game, sementara di Indonesia masih kurang," kata Akbar kepada ANTARA ditemui di sela latihan di GBK, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, kebutuhan akan jam terbang bertanding menjadi fokus utama tim pelatih untuk mengasah penerapan taktik dan meningkatkan kekompakan antarpemain sebelum tampil di Asian Games.
Tim nasional putra dijadwalkan berangkat ke Taiwan pada 24 Juli untuk menjalani serangkaian laga uji coba hingga akhir bulan. Selepas dari Taiwan, skuad Merah Putih akan langsung menuju Malaysia guna melanjutkan pemusatan latihan sekaligus menjalani sejumlah pertandingan uji coba.
Baca juga: Pelatih Dhaarma Raj lega hoki putri Indonesia kunci tiket Asian Games
"Secara taktik kita sudah masuk, tetapi yang kurang memang pertandingan. Jadi nanti kita akan banyak game di sana," ujar Akbar.
Sementara itu, tim nasional putri akan menyusul ke Malaysia pada akhir Juli. Kedua tim dijadwalkan menjalani latihan bersama selama sekitar satu bulan sebelum kembali mengikuti agenda uji coba pada awal September menjelang keberangkatan ke Jepang.
Sebelumnya, tim nasional hoki Indonesia telah menjalani program uji coba di Australia. Sebanyak 11 pemain Indonesia, terdiri atas lima pemain putra dan enam pemain putri, mengikuti kompetisi liga di Darwin, Northern Territory, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas permainan melalui pengalaman bertanding.
Baca juga: FHI sebut naturalisasi empat pemain hadapi Asian Games sedang diproses
Selain tampil di liga, Indonesia juga menjalani empat laga uji coba. Tim putra menempati peringkat kedua, sedangkan tim putri menjadi juara.
Menurut Akbar, pengalaman menghadapi tim-tim Australia memberi pelajaran berharga, terutama dalam menghadapi lawan dengan keunggulan postur tubuh dan kekuatan fisik.
"Memang ada perbedaan secara postur tubuh dan fisik. Tetapi kami masih bisa mengimbangi. Pada akhirnya kami juga bisa menang," kata Akbar.
Ia berharap rangkaian uji tanding di Taiwan dan Malaysia dapat meningkatkan kesiapan tim menghadapi persaingan di Asian Games yang diikuti sejumlah kekuatan hoki Asia, seperti India, China, Pakistan, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
Baca juga: KOI sambut bergabungnya hoki putra ke kontingen Asian Games 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.