Di Sumatera Utara itu yang menjadi kendala adalah memang laporan 'fraud'. 'Fraud' dari sopir atau 'driver'

Jakarta (ANTARA) - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menjelaskan antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Sumatera Utara disebabkan oleh adanya "fraud" atau tindak kecurangan yang dilakukan oleh sopir mobil tangki.

“Di Sumatera Utara itu yang menjadi kendala adalah memang laporan fraud. Fraud dari sopir atau driver,” ujar Oki setelah menghadiri acara pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa.

Atas kejadian tersebut, Oki menyampaikan Pertamina sudah memberikan peringatan dan menindak tegas pelaku fraud.

Akan tetapi, Oki membantah Pertamina melakukan pemutusan hubungan kerja massal terkait fraud yang dilakukan oleh sopir mobil tangki BBM.

“Tidak ada pemutusan hubungan kerja massal di situ. Hanya memberikan hukuman kepada sopir yang memang tidak memenuhi ketentuan,” ujar Oki.

Saat ini, tutur dia melanjutkan, Pertamina sudah memperoleh dukungan dari TNI dan distribusi BBM pun semakin lancar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan cadangan BBM Indonesia berada di atas standar minimum nasional.

Baca juga: BPH Migas kawal percepatan normalisasi distribusi BBM di Sumut

Baca juga: Pertamina Patra Niaga-Polda Sumut bersinergi percepat distribusi BBM

Masalah antrean panjang BBM di Sumatera Utara, lanjut dia, disebabkan oleh sopir dan sepenuhnya merupakan kewenangan dari Pertamina Patra Niaga.

“Secara kebutuhan BBM kita, cadangan kita di atas standar minimum nasional. Amanlah. Kemarin itu masalahnya sopir, tapi itu kan urusan Pertamina,” ujar Bahlil.

PT Pertamina Patra Niaga mempercepat proses normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara melalui pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam.

Sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan, Sumut, juga dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah.

Penguatan awak mobil tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi juga dilakukan melalui kerja sama dengan Bekang TNI guna mendukung kelancaran operasional distribusi.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga pastikan distribusi BBM di Sumut tetap berjalan

Baca juga: Pertamina optimalkan penyaluran BBM di Sumut upaya energi terpenuhi

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.