Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) II Area Jakarta memberikan edukasi budaya keselamatan penggunaan gas bumi melalui program "Edukasi Safety Berlangganan Gas Bumi" bagi warga rusun kawasan Jakarta, Selasa.
Upaya itu digelar bekerjasama dengan Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) II Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta.
"Keselamatan itu nilai utama dalam layanan PGN. Kami tidak hanya memastikan infrastruktur dan penyaluran gas bumi tetap andal, tetapi juga berupaya membangun kesadaran pelanggan melalui edukasi berkelanjutan," kata General Manager PGN SOR II, Iwan Yuli Widyastanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Iwan menjelaskan bahwa budaya keselamatan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengelola kawasan, hingga pelanggan.
"Jadi lewat program ini, masyarakat dibekali pemahaman mendalam mengenai prosedur aman pengoperasian instalasi gas bumi di tingkat rumah tangga," kata dia.
Kemudian pembagian peran pemeliharaan fasilitas antara pihak PGN dan pelanggan.
"Lalu cara sederhana mengenali potensi risiko dan indikasi kebocoran gas, serta langkah-langkah tepat dan cepat saat menghadapi kondisi darurat atau ketika tercium bau gas," tutur Iwan.
Sementara itu, Area Head PGN Jakarta, Mohammad Makki Nuruddin, menyampaikan bahwa edukasi ini menjadi pendekatan preventif untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini.
"Selain menjaga keandalan pasokan, kami ingin memastikan setiap pelanggan memahami batas tanggung jawab pemeliharaan instalasi dan mampu mengenali tanda awal kondisi tidak normal," ujar Makki.
Untuk mendukung kenyamanan dan respon cepat tanggap, PGN juga memperkenalkan berbagai saluran layanan digital dan pengaduan, seperti lewat aplikasi PGN Mobile & fitur Catat Meter Mandiri, WhatsApp Business PGN, serta Pertamina Call Center 135.
Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PGN berkomitmen memperluas jangkauan edukasi keselamatan ke berbagai wilayah permukiman dan rumah susun lainnya.
Langkah tersebut menjadi sebagai penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) demi menghadirkan layanan energi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca juga: Respons insiden Medan, PGN pastikan tidak ada kebocoran gas
Baca juga: PGN Area Bogor penuhi kebutuhan gas bumi produsen aspal
Baca juga: Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Perkuat Efisiensi Operasional dan Transisi Energi Rendah Emisi
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.