Teheran (ANTARA) - Pasukan Iran menyerang sejumlah situs radar yang berlokasi di Kuwait, menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa (21/7).

"Sebagai bagian dari fase ke-24 Operasi Nasr-2, para pejuang pemberani IRGC terus membersihkan wilayah sistem radar dengan menyerang radar peringatan dini dan kompleks radar taktis di dekat pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait, serta fasilitas radar di Pulau Bubiyan Kuwait, menghancurkan dan menonaktifkannya," demikian menurut pernyataan IRGC.

Pasukan militer Amerika Serikat meluncurkan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim serangan tersebut untuk merespons tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran kemudian melakukan aksi balasan dengan menargetkan pangkalan-pangkalan udara AS di beberapa negara Timur Tengah.

Pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang telah disepakati dengan Iran tidak lagi berlaku.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Pezeshkian: Khamenei desak akhiri kondisi "tak perang, tak damai"

Baca juga: Iran serang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan kepada AS

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.