Bengkulu (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menggagas kerja sama sister city antara Kota Bengkulu dan London, Inggris, dengan memanfaatkan hubungan sejarah kedua wilayah sebagai basis pengembangan pariwisata dan promosi daerah.
"Saya bertemu sahabat lama, Pak Wali Kota Bengkulu. Ide ini sebenarnya sudah lama kami pikirkan, bagaimana Bengkulu yang pernah menjadi wilayah kekuasaan Inggris dapat memanfaatkan sejarah tersebut. Kita akan menghubungkan London dengan Bengkulu menjadi sister city," kata Sultan B. Najamudin di Bengkulu, Rabu.
Sultan menyampaikan gagasan itu setelah bertemu Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bengkulu di Gedung Merah Putih, Bengkulu, Selasa (21/7).
Baca juga: Turis asing tabur bunga di Makam Inggris
Menurut Sultan, hubungan historis Bengkulu dengan Inggris merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan untuk memperkuat promosi daerah sekaligus mengangkat pariwisata berbasis warisan sejarah Inggris di Bengkulu.
Sultan optimistis gagasan sister city Bengkulu-London dapat direalisasikan. Dia juga telah menghubungi Duta Besar Inggris untuk Indonesia guna memfasilitasi pertemuan dengan Wali Kota Bengkulu.
Pertemuan bersama perwakilan Inggris nantinya diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan berbagai situs peninggalan Inggris yang masih berdiri di Bengkulu sekaligus membahas bentuk kerja sama antara kedua kota.
"Kunjungan tersebut akan menjadi langkah awal penyusunan kerja sama sister city yang diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi di bidang pariwisata, pendidikan, budaya, hingga investasi," kata dia.
Sultan juga melihat peluang pengembangan kalender wisata bertema sejarah Inggris yang dapat menarik wisatawan mancanegara, khususnya masyarakat Inggris dan keturunannya, untuk berkunjung ke Bengkulu.
"Ke depan akan ada agenda yang mengundang warga negara maupun keturunan Inggris untuk datang ke Bengkulu, mengunjungi situs-situs peninggalan Inggris, sekaligus mengenal kembali sejarah panjang hubungan kedua wilayah," kata Sultan.
Baca juga: Studi konservasi atap Benteng Marlborough di Bengkulu dimulai
Baca juga: Makam Inggris di Bengkulu agar dilengkapi informasi pendukung
Senator asal daerah pemilihan Provinsi Bengkulu itu berharap gagasan sister city dapat berkembang dari hubungan historis menjadi kerja sama konkret yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Menurut Sultan, penguatan identitas sejarah Bengkulu di tingkat internasional dapat menjadi modal untuk mengembangkan pariwisata sekaligus menggerakkan sektor ekonomi daerah.
Kerja sama Bengkulu-London diharapkan membuat warisan sejarah Inggris di Bengkulu tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu, tetapi dapat dikemas sebagai daya tarik wisata sekaligus ruang kolaborasi internasional.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.