Jakarta (ANTARA) - Petugas Suku Dinas Hutan Kota Jakarta Selatan mulai menebang pohon di area SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi sebagai upaya penanganan perbaikan setelah dua tahun tak kunjung diperbaiki.
"Pohon sudah mulai ditebang, kami bersyukur, ya," kata orang tua murid, Afrida (33) kepada wartawan di depan SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, Rabu.
Terpantau, pohon yang dipangkas itu berada di antara gedung yang rusak dan kantin sekolah.
Kendaraan dinas dari Suku Dinas Kehutanan Kota Jakarta Selatan terlihat keluar masuk area sekolah dengan membawa ranting pohon dari SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09.
Perwakilan orang tua murid pun melihat langkah tersebut sebagai titik terang. Selama ini, mereka berharap adanya perhatian terhadap kondisi lingkungan sekolah yang kian memprihatinkan.
Baca juga: Pram minta maaf baru tahu soal kondisi SDN Kabayoran Lama Selatan 09
Afrida turut menyampaikan rasa syukur setelah pemerintah daerah dan dinas terkait mulai merespons persoalan perihal bangunan yang rusak dan belum diperbaiki sejak 2024 itu.
"Alhamdulillah, harapan kami di awal dapat tanggapan dari Pak Gubernur. Sekarang, sudah ada tanggapan, dan dari dinas pun sudah turun tangan," ujar Afrida.
Namun, untuk tahapan berikutnya, dia mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari sekolah maupun instansi terkait.
"Realisasi sama anak-anak biar lebih nyaman lagi belajarnya. Kami enggak bisa sebutin satu persatu yang sudah membantu. Harapannya yang terbaik aja," ucap Afrida.
Pembangunan sekolah itu juga diketahui telah masuk ke dalam penyusunan dokumen perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) pada 2025.
Meski sebelumnya pembangunan itu diusulkan agar terealisasi pada 2027, pihaknya berharap proses tersebut dapat dipercepat mengingat mekanisme anggaran berjalan secara bertahap.
Baca juga: Sekolah roboh, DKI pastikan siswa dapat belajar dengan aman
Saat ini, tercatat sebanyak 274 siswa kelas 1-6 yang masih bersekolah di sekolah tersebut. Angka itu menurun karena sebelumnya terdapat 300 siswa.
Seperti diketahui, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, roboh saat berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 27 November 2024.
Sebanyak empat kelas dan satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi pun terdampak.
Saat itu, turun hujan deras pada sore hari sehingga membuat gedung sekolah tersebut roboh secara perlahan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun orang tua merasa resah jika gedung itu semakin ambruk dan membahayakan banyak orang.
Sejak kejadian itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian.
Pemprov DKI pun diharapkan dapat membantu sekolah agar dapat dibangun kembali menjadi lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Terlebih, mengingat peristiwa tersebut membuat kegiatan mengaji menjadi tertunda.
Baca juga: DKI pastikan proses belajar di SDN Kebayoran Lama tetap berjalan baik
Baca juga: Puing-puing SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi segera dibersihkan
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.