Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) memperkuat kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) dan kepegawaian sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik melalui kegiatan Peningkatan Pemahaman Peraturan Kepegawaian di Jakarta, Rabu.
"Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai peraturan kepegawaian serta menerapkan dan menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekan di unitnya masing-masing," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dalam kegiatan Peningkatan Pemahaman Peraturan Kepegawaian di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu.
Kegiatan tersebut, kata dia, bertujuan memberikan pemahaman kepada para peserta terkait peraturan kepegawaian, khususnya mengenai pengusulan pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS), manajemen talenta, pemutakhiran data pegawai, dan penjelasan mengenai Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) dan Sistem Informasi Registrasi ASN (RegASN).
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian melalui penyamaan pemahaman sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sehingga lebih mengerti mengenai pemutakhiran data pegawai melalui Sistem RegASN dan pelaksanaan administrasi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur dapat berjalan lebih tertib, efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Munjirin.
Baca juga: Pram sebut hampir seluruh jabatan di Pemprov DKI kini telah terisi
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Timur Wahyu Handoko mengatakan kegiatan peningkatan pemahaman terhadap peraturan kepegawaiaan di lingkungan kota Jakarta Timur itu membahas tiga materi, yakni pensiun, dan manajemen talenta, serta pengisian regASN.
“Untuk pesertanya ini, kita mengundang para UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah), para pengelola kepegawaian, Puskesmas dan juga para camat. Nantinya, diharapkan teman-teman yang telah diundang dapat menyampaikan informasi yang telah diberikan kepada jajaran di depan masing-masing," tutur Wahyu.
Dia pun berharap para peserta dapat memahami peraturan dan mengimplementasikan seluruh ilmunya kepada para jajaran.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Timur Wahyu Handoko serta Kepala Bagian Kepegawaian Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik Jakarta Timur Nugroho Bayu Saputro.
Kemudian, narasumber yang hadir, yakni Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN) Betti Riana Sihaloho dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Danang Andri Yanto.
Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta perwakilan dari kecamatan, kelurahan, suku dinas dan Puskesmas se-Jakarta Timur.
Baca juga: Jaksel beri teguran lisan bagi ASN tak naik transum setiap Rabu
Baca juga: Inspektorat DKI ingatkan ASN konsekuensi jika terlibat judi online
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.