Manila (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Rabu mengatakan bahwa berlanjutnya permusuhan di Timur Tengah tidak memberi keuntungan, baik bagi pihak Amerika Serikat maupun Iran.

"Namun, saya merasa bahwa berlanjutnya permusuhan tidaklah menguntungkan baik bagi Amerika Serikat maupun Iran," kata Lavrov dalam konferensi pers usai Pertemuan Tingkat Menteri Rusia-ASEAN.

"Ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi kedua belah pihak untuk melanjutkan konflik ini. Kami bukan salah satu dari mereka," tambahnya.

Menlu Rusia menambahkan bahwa pihaknya meyakini akan muncul kalangan politik di Iran yang menentang penghentian pengembangan senjata nuklir.

Dia juga menegaskan bahwa laporan mengenai dugaan Rusia dan China memasok kepada Iran dalam konflik dengan Amerika Serikat adalah tidak benar.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Rusia: ASEAN pahami akar krisis Eropa, tak dukung isolasi Rusia

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.