Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia menandatangani 17 poin pakta integritas untuk memenangkan Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus mengupayakan terpenuhinya target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di parlemen pada pemilihan umum mendatang.

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh menegaskan penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan wujud kesungguhan organisasi sayap PKB dalam menjalankan mandat politik.

"Penandatanganan pakta integritas ini adalah wujud keseriusan kami untuk terus membesarkan PKB, memperluas ruang juang kader perempuan, serta memastikan politik kaum perempuan semakin luas dan semakin terakomodasi dalam proses pengambilan kebijakan maupun representasi di parlemen," kata legislator yang akrab disapa Ninik tersebut dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut dia mengaku bersyukur karena Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar mendukung komitmen Perempuan Bangsa untuk mengupayakan 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen.

"Kami bersyukur ketua umum kami, Gus Muhaimin, men-support (mendukung, red.) penuh perjuangan mewujudkan keterwakilan perempuan di parlemen untuk semakin besar. PKB sudah sangat terbuka, dan tentu saja dukungan itu harus kami jalankan sebaik mungkin," katanya.

Berikut ringkasan 17 poin pakta integritas DPW Perempuan Bangsa:
1. Patuh pada mabda siyasi, AD/ART, peraturan, dan keputusan PKB.
2. Menjalankan platform perjuangan, program, dan agenda kerja PKB 2024–2029.
3. Melaksanakan kebijakan dan arahan Ketua Umum DPP PKB.
4. Mematuhi PD, PRT, dan PPOA Perempuan Bangsa.
5. Melaksanakan kebijakan dan arahan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa.
6. Membangun soliditas organisasi dan kerja kolektif untuk menyukseskan program PKB dan Perempuan Bangsa.
7. Membentuk struktur DPC dan DPAC Perempuan Bangsa di seluruh tingkatan (2026–2027).
8. Memenuhi kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan di setiap daerah pemilihan provinsi dan kabupaten/kota.
9. Mengelola dan melaporkan keuangan organisasi secara akuntabel.
10. Tidak menggunakan dana organisasi untuk kepentingan pribadi.
11. Menyiapkan dan memperkuat kapasitas kader perempuan untuk Pemilu 2029 dan regenerasi kepemimpinan.
12. Mendorong promosi dan penempatan kader perempuan pada jabatan strategis di berbagai sektor.
13. Menugaskan kader perempuan secara proporsional berdasarkan kompetensi.
14. Menata struktur DPC Perempuan Bangsa secara objektif, profesional, akuntabel, dan transparan.
15. Menyusun strategi pemenangan untuk segmen perempuan dan pemilih pemula.
16. Memenangkan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang diusung atau didukung PKB pada Pilkada.
17. Memenangkan pasangan calon Presiden/Wakil Presiden yang diusung PKB pada Pilpres 2029.

Baca juga: PKB komitmen kawal arah kebijakan ekonomi sesuai konstitusi

Baca juga: Cak Imin nilai orientasi perekonomian Presiden Prabowo sudah tepat

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.