Medan (ANTARA) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyambut baik upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama pemerintah daerah dalam melakukan penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) guna mempercepat eliminasi penyakit tersebut.
"Menurut saya, tindakan tersebut positif dan perlu kita dukung, supaya kasus TBC di Indonesia segera teratasi, paling tidak menurun," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso di Medan, Sumatera Utara, Jumat.
Baca juga: Kemenkes pacu penelusuran kasus di daerah, percepat eliminasi TBC
Piprim mengatakan upaya pemberantasan TBC salah satunya dengan menelusuri sumber penularan apabila ditemukan anak yang terinfeksi penyakit tersebut.
"Jadi, dilakukan pengecekan terhadap orang tua, nenek, maupun orang lain di sekeliling anak tersebut. Sebaliknya, apabila ada orang dewasa yang terkena TBC, ditelusuri ke mana saja berinteraksi," katanya.
Ia mengatakan penelusuran secara menyeluruh diharapkan dapat menemukan sumber penularan, sehingga pasien dapat segera diobati hingga tuntas dan mencegah penularan kepada orang lain.
Ia mengingatkan pentingnya imunisasi dan pemenuhan nutrisi yang baik untuk mencegah anak terkena TBC. Asupan nutrisi yang baik, dapat mendukung tumbuh kembang dan meningkatkan daya tahan tubuh anak.
"Kemudian, kalau ada orang tua atau orang dewasa yang terkena TBC, anak tersebut dapat diberikan obat pencegahan TBC. Hanya saja, jika anak sudah terkena, harus dilakukan penanganan secara intensif agar pengobatan secara tuntas," katanya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus mengatakan penelusuran (tracing) TBC bagian dari upaya mempercepat eliminasi dan pemberantasan penyakit tersebut di tanah air, khususnya di Sumatera Utara.
Baca juga: Kemenkes: Riset PCR TBC RSUP Persahabatan bakal bantu eliminasi TBC
Baca juga: Wamenkes: Pentingnya deteksi dini TBC terhadap lingkungan sekitar
"Kami datang ke beberapa daerah di Sumut untuk mempercepat pemberantasan TBC," ujar Wamenkes Benjamin saat meninjau layanan TBC di RS Adam Malik, Medan.
Wamenkes Benjamin mengatakan kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah daerah, yakni Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, serta wilayah Toba dan sekitarnya.
Menurut dia, pemberantasan TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.