Jakarta (ANTARA) - Aktor Tom Holland mengungkapkan bahwa proyek dia selanjutnya adalah film biografi Fred Astaire, penari, koreografer, aktor, penyanyi, musisi, dan pemandu acara kelahiran Amerika yang memasuki industri hiburan pada usia lima tahun.
"Selanjutnya kami akan menggarap Fred Astaire, yang sedang kami rencanakan untuk dikerjakan," kata aktor asal Inggris itu sebagaimana dikutip dalam siaran NME pada Jumat.
Holland, yang sedang sibuk mempromosikan film "Spider-Man: Brand New Day" dan "The Odyssey", mengatakan bahwa dia akan langsung kembali ke studio tari setelah tur promosi film-film tersebut selesai.
"Saya melakukan beberapa latihan pertama baru-baru ini, dan itu membuat saya bersemangat sekaligus takut karena saya harus bekerja keras untuk berusaha membuat Fred bangga," katanya.
Holland punya latar belakang tari dan meraih kesuksesan besar sebagai bintang pertunjukan panggung Billy Elliot.
Dia berambisi untuk melakukan adegan-adegan tari tanpa pemeran pengganti dalam biopik Fred Astaire.
"Saya berkeinginan untuk tidak menggunakan pemeran pengganti," katanya.
"Melakukan semua tarian, merekam adegan tarian-tarian itu dalam satu pengambilan gambar – seperti yang akan dilakukan (oleh Astaire)," ia menambahkan.
Baca juga: Tom Holland menikmati perannya dalam "The Odyssey"
Holland menyampaikan bahwa film biografi Fred Astaire sedang dalam tahap pra-produksi.
Menurut dia, film itu akan disutradarai oleh Paul King, yang sebelumnya menggarap film "Paddington" dan "Wonka."
Astaire dianggap sebagai salah satu bintang besar pada Zaman Keemasan Hollywood dengan penari-penari hebatnya.
Seniman yang dilahirkan pada 10 Mei 1899 dengan nama Frederic Austerlitz Jr. itu meraih ketenaran pada tahun 1930-an dengan film-film klasik seperti "Top Hat" dan "Holiday Inn."
Baca juga: Anne Hathaway menyebut Tom Holland sebagai "anak impian"
Baca juga: Tom Holland sebut Owen Cooper berpotensi jadi Spider-Man berikutnya
Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.