counter

Tingkatkan komunikasi dan koordinasi lintas instansi KPPBC Bogor selenggarakan coffee morning

Tingkatkan komunikasi dan koordinasi lintas instansi KPPBC Bogor selenggarakan coffee morning

(foto : Bea Cukai)

Guna meningkatkan komunikasi dan koordinasi lintas instansi untuk berinvestasi sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian, KPPBC TMP A Bogor melaksanakan acara koordinasi dengan beberapa lintas instansi terkait di wilayah kerja Bogor.

Acara yang dikemas dalam bentuk coffee morning mengambil tema " Meningkatkan komunikasi dan koordinasi lintas instansi dalam rangka mendorong rasa aman berinvestasi" Menyampaikan sambutan pembukaan, Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, M. Purwantoro menegaskan kembali tentang latar belakang arahan Presiden untuk meningkatkan perekonomian Indonesia yang menyerap tenaga kerja, salah satunya melalui pembentukan PLB.

Karena itu  perlu adanya sinergi dengan instansi terkait dan ini akan  memacu bea cukai untuk menjalankan tugas dan fungsinya terutama menyambut era yang serba cepat saat ini. "Harapan kami, sinergisitas semua instansi dalam rangka mewujudkan harapan nasional bisa tercapai."


Sesjen Dewan Ketahanan Nadional RI, M. Munir menyampaikan materi " Tantangan Dan Masalah Investasi Di Indonesia." 

"Hapus, gabung, sederhana dan limpahkan. Hapus Perda-perda yang berbelit-belit dan menyulitkan pengusaha, gabungkan aturan tersebut untuk  disederhanakan selanjutnya limpahkan atau didesentralisasikan.," tutup Munir.

Sambutan juga disampaikan oleh Walikota Bogor, Bima Arya, yang menekankan bahwa koordinasi dan sinergi hanya akan terjadi apabila kita tahu tujuan kita bersama. Karena itu kesamaan persepsi harus disatukan.

Sebelum masuk  pada materi PLb, Kepala KPPBC TMP A Bogor, Gatot Haryo Sutedjo menjelaskan tentang profil KPPBC Bogor, wilayah kerja termasuk profil para investor yang berada di bawah pengawasan Kppbc ini. Kepala kantor juga menyinggung sedikit tentang Pentingnya pembentukan PLB.

Selanjutnya, penjelasan yang terkait dengan PLB disampaikan oleh, Kasi Gudang Berikat, Irwan. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.  Selain stakeholder dan investor di kawasan berikat yang ada di wilayah bogor, acara ini dihadiri oleh unsur TNI, meliputi Dewan Ketahanan Nasional, Dan Pom Mabes TNI, Walikota Bogor, perwakilan dari pemkot depok dan pemkod sukabumi, kakanwil djbc jabar, kakanwil djp bogor, kakanwil djkn Bogor, kakanwil KPPN Bogor, Danlanud Atang Sanjaya, dan dari unsur Kepolisian, kejaksaan, kadin Bogor, BPPT Bogor serta Forum Komunikasi Perusahaan KPPBC TMP A Bogor. (*)

Informasi ini terselanggara atas kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan

Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Bea & Cukai Bandara Soetta musnahkan HP ilegal senilai Rp 3,5 M

Komentar