Jakarta (ANTARA) - ASUS Indonesia meluncurkan laptop bisnis terbaru, ExpertBook P5 G2 berbasis prosesor AMD Ryzen AI, untuk menjawab kebutuhan profesional hybrid dan pelaku usaha skala kecil-menengah (SMB) yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam aktivitas kerja.

Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven mengatakan ExpertBook P5 G2 dirancang menggabungkan performa AI, fitur keamanan kelas enterprise, serta mobilitas tinggi guna mendukung produktivitas pengguna di berbagai skenario kerja.

"Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia," kata Eric dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Laptop tersebut tersedia dalam pilihan layar IPS dan OLED berukuran 14 inci, dengan dukungan prosesor hingga AMD Ryzen AI 9 HX 470 yang memiliki kemampuan AI mencapai 55 TOPS. Untuk pasar ritel Indonesia, ASUS membekali perangkat tersebut dengan prosesor AMD Ryzen AI 7 445 yang menawarkan akselerasi AI hingga 50 TOPS.

ExpertBook P5 G2 juga mendukung peningkatan kapasitas RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM serta penyimpanan dual SSD PCIe 4.0 hingga total 3TB.

Pada sisi produktivitas, ASUS menyematkan platform ASUS MyExpert yang menghadirkan fitur berbasis AI, seperti peringkasan rapat otomatis, bantuan penulisan dokumen dan surat elektronik, serta AI noise-cancelling untuk meningkatkan kualitas komunikasi saat konferensi video. Perangkat tersebut juga mendukung penuh Windows Copilot+ PC.

Untuk menunjang mobilitas, laptop ini memiliki bobot mulai 1,27 kilogram, telah memenuhi standar ketahanan militer AS MIL-STD-810H, serta dibekali baterai berkapasitas hingga 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 22,5 jam untuk penggunaan aplikasi perkantoran.

Di sektor keamanan, ASUS menghadirkan fitur Windows 11 Secured-core PC, TPM 2.0, sensor sidik jari, pelindung fisik webcam, serta BIOS yang memenuhi standar NIST SP 800-155. ASUS juga menjanjikan pembaruan firmware selama lima tahun untuk mendukung keamanan perangkat dalam jangka panjang.

Sebagai layanan purna jual, ASUS menyediakan garansi hingga tiga tahun yang mencakup baterai dan adaptor, layanan perbaikan maksimal lima hari kerja, on-site service, serta fitur storage retention untuk menjaga keamanan data pengguna.

ASUS ExpertBook P5 G2 dipasarkan mulai Rp19.799.000 untuk varian PM5406CKA dan Rp21.599.000 untuk varian PM5406CGA.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.