Tentu kami meminta agar kepala daerah tidak terlalu mudah untuk melakukan langkah-langkah drastis seperti pemecatan dan pemberhentian
Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik kemarin (28/7) menjadi sorotan, mulai dari Dasco pertemukan Hotman dan Ketum PWI demi persatuan hingga Personel TNI AU pertajam kemampuan menjinakkan bom di Amerika.
Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:
1. Dasco pertemukan Hotman dan Ketum PWI demi persatuan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan pengacara Hotman Paris Hutapea dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir, demi menjaga persatuan.
Momen pertemuan itu diunggah Sufmi Dasco pada Selasa (28/7) siang di akun Instagram resminya. Ketiganya baik Dasco, Horman, dan Munir, tampak sedang berada dalam satu meja makan di sebuah tempat makan di Jakarta, sambil berjabat tangan.
"Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini," tulis keterangan foto yang diunggah di akun Instagram @sufmi_dasco.
Baca selengkapnya di sini
2. Wamendagri minta daerah yang kesulitan bayar gaji tak PHK pegawai
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah-kepala daerah yang mengalami kesulitan membayar gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tidak mengambil langkah drastis seperti menerapkan PHK kepada mereka.
Bima Arya menjelaskan kepala daerah sebaiknya memetakan dan mempelajari terlebih dulu kapasitas fiskal masing-masing daerah, kemudian jika memang ada kedaruratan, para pimpinan daerah itu dapat berkomunikasi dengan pemerintah pusat.
“Tentu kami meminta agar kepala daerah tidak terlalu mudah untuk melakukan langkah-langkah drastis seperti pemecatan dan pemberhentian. Harus disisir dulu kapasitas fiskalnya ya, sejauh mana. Kemudian, berkomunikasi dan kita akan carikan jalan keluar bersama,” kata Wamendagri Bima Arya menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa.
Baca selengkapnya di sini
3. Megawati Soekarnoputri terima kunjungan Deputi PM Kamboja Hun Many
Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri Kamboja Hun Many di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa.
Pada kesempatan itu, Hun Many mengapresiasi ideologi Pancasila serta mendukung agar Pancasila dapat diterapkan warga dunia untuk menggapai keharmonisan di berbagai belahan dunia.
"Saya tertarik dengan ideologi Pancasila dan ingin mendapat pelajaran bagaimana ideologi Pancasila bisa dipertahankan dan diterapkan di Indonesia," kata Hun Many dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.
Baca selengkapnya di sini
4. Kepala Bakom: Marak acara internasional buktikan Indonesia aman
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan maraknya acara internasional yang digelar di Tanah Air sepanjang Agustus 2026 membuktikan Indonesia merupakan negara yang aman.
Dalam pernyataan Bakom RI diterima di Jakarta pada Selasa, Kepala Bakom RI Qodari menyampaikan bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan dunia sebagai tuan rumah berbagai event berkelas internasional yang menarik perhatian tidak hanya di dalam negeri tapi juga dari komunitas internasional.
"Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang aman, nyaman, dan siap menjadi destinasi penyelenggaraan event internasional yang berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian nasional," kata Qodari.
Baca selengkapnya di sini
5. Personel TNI AU pertajam kemampuan menjinakkan bom di Amerika
Personel TNI AU mempertajam kemampuan dalam menjinakkan bom dengan mengikuti latihan diselenggarakan oleh US Pacific Air Forces (US PACAF) di Andersen Air Force Base, Guam, Amerika Serikat.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, dijelaskan bahwa tujuh personel AU mengikuti kegiatan selama empat hari dari 20 Juli 2026 hingga 24 Juli 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, latihan ini dilakukan agar para personel dapat menangani berbagai jenis bahan peledak saat terjadi aksi teror.
Baca selengkapnya di sini
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.