Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung dengan potensi produksi padi yang sangat besar
Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung membangun fasilitas Rice Milling Unit (RMU) dengan kapasitas pengering gabah sebanyak 120 ton di Kabupaten Lampung Timur untuk mendukung penguatan swasembada pangan daerah.
"Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung dengan potensi produksi padi yang sangat besar. Melalui pembangunan RMU berkapasitas pengering mencapai 120 ton gabah ini, kami berharap proses pengolahan hasil panen menjadi lebih modern dan efisien," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung Rindo Safutra di Bandarlampung, Rabu.
Ia melanjutkan dengan RMU tersebut dapat membantu penyerapan gabah petani semakin optimal, kualitas beras semakin terjaga, Cadangan Beras Pemerintah semakin kuat serta memperkuat rantai pasok.
"Kehadiran RMU dengan kapasitas penggilingan enam jam per ton, juga akan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen. Kami berharap pembangunan fasilitas ini dapat berjalan dengan baik, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh petani, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan," katanya.
Dia mengatakan pembangunan RMU di Kabupaten Lampung Timur merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur pasca panen Perum Bulog di Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di dua lokasi.
Kabupaten Lampung Timur dipilih sebagai salah satu lokasi karena merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Lampung dengan potensi pengembangan yang tinggi.
"Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengering dryer 120 ton gabah dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2027. Dan hari ini memulai proses pembangunan setelah perizinan selesai," ucap dia.
Kemudian RMU yang berada di Kabupaten Lampung Timur itu memiliki luas lahan kurang lebih enam hektare, dan rencana akan ada pembangunan satu unit gudang di Pekalongan Kabupaten Lampung Timur yang nantinya operasionalnya akan masuk ke Bulog cabang Metro.
"Hari ini bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Bulog resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU tentang Pemberian Dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Guna Menunjang Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Lampung Timur," tambahnya.
Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur sebagai implementasi Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen.
"Nota kesepahaman ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan infrastruktur pasca panen yang modern dan terintegrasi di Provinsi Lampung. Dan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung pembangunan RMU di Kabupaten Lampung Timur, serta memperkuat ekosistem pangan nasional. Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar pembangunan infrastruktur pasca panen dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," ujar dia.
Menurut dia, Kabupaten Lampung Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional sehingga pembangunan RMU akan memberikan dampak yang signifikan terhadap penguatan sektor pangan di Provinsi Lampung.
Tanggapan tambahan dikatakan oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nurmayah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, atas komitmennya membangun Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur. Kehadiran fasilitas ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah hasil panen petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Ela.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur siap memberikan dukungan penuh agar pembangunan RMU dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di Lampung Timur.
Baca juga: Anggota DPR RI tinjau gudang Bulog Lamsel pastikan stok pangan terjaga
Baca juga: Bulog Lamsel pastikan beras bantuan pangan 2026 berkualitas baik
Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.