Moskow (ANTARA) - Sekitar 6.000 karyawan produsen mobil Jerman, Audi AG, menggelar aksi protes di Kota Neckarsulm, Jerman barat daya, untuk menentang rencana penghematan biaya oleh perusahaan induknya, Volkswagen, menurut laporan portal berita Tagesschau.
Aksi protes itu merupakan yang kedua dilakukan serikat pekerja IG Metall dan dewan pekerja Audi, kata laporan berita itu pada Rabu (29/7). Para pekerja menuntut transparansi dan jaminan pekerjaan dari pihak manajemen.
Situasi tersebut semakin memanas di tengah laporan bahwa Volkswagen sedang mempertimbangkan berbagai skenario penghematan biaya, mulai dari pemangkasan kapasitas hingga penutupan total beberapa pabrik di Jerman.
Menurut laporan tersebut, produksi seri A5 dan A6 saat ini di pabrik Neckarsulm secara bertahap dihentikan. Kemudian, model A8 akan dihentikan produksinya pada akhir tahun ini, sementara generasi barunya belum diumumkan.
Para pengunjuk rasa dilaporkan didampingi oleh para aktivis serikat pekerja dari perusahaan raksasa industri otomotif Jerman lainnya, yakni Porsche dan Mercedes-Benz, yang juga khawatir akan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Rapat dewan pengawas Volkswagen, yang berpotensi menentukan nasib pabrik Neckarsulm, dijadwalkan berlangsung pada 4 September.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Volkswagen berpotensi pangkas 100.000 pekerjaan
Baca juga: Grup VW berencana mengurangi separuh model mobilnya pada 2030
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.