Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyatakan penanganan setiap kasus tuberkulosis (TB) di Indonesia dilakukan dengan mengedepankan kerja bersama antara pemerintah pusat hingga daerah.

"Penanganan tuberkulosis di Indonesia dilakukan secara extraordinary, maka terkoordinasi dengan kepala daerah termasuk Wali Kota Malang dan tadi Pak Dirjen (Bina Administrasi Kewilayahan) Kementerian Dalam Negeri datang langsung," kata Benjamin, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Hal itu disampaikan setelah memberikan arahan pada acara Fasilitasi Teknis Intervensi Kewilayahan dan Penanggulangan Tuberkulosis.

Ia menyampaikan kolaborasi telah memunculkan hasil maksimal pada sisi penemuan kasus yang mengalami peningkatan signifikan, dari semula 48 persen pada 2020 menjadi 80 persen lebih pada 2025.

Meski demikian, kata dia, capaian itu dinilai tak bisa bertahan begitu saja karena harus terus ditingkatkan sehingga persoalan TB dapat dituntaskan.

Mekanisme tracing atau pelacakan, kata Benjamin, juga menyasar pada kontak erat atau seseorang yang tinggal di dalam satu rumah dengan pasien TB. Masyarakat dengan kontak erat, lanjutnya, akan mendapatkan prioritas mengikuti cek kesehatan gratis.

Ia pun meminta kepada camat dan lurah agar turut serta membantu kinerja Dinas Kesehatan dengan cara memperkuat koordinasi dan mengedukasi masyarakat agar datang mengikuti skrining.

Selain itu, Kementerian Kesehatan sedang mempersiapkan alokasi alat pemeriksaan medis x-ray ke daerah guna mendukung percepatan deteksi dini TB.

Di tempat yang sama Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Zakaria Ali, menyampaikan, penanganan masalah TB telah menjadi prioritas dari Presiden Prabowo Subianto sehingga semua pihak harus bekerja sama melaksanakan sebaik-baiknya, baik itu skrining, tracing, testing, dan pengobatan.

Menurutnya, kegotongroyongan menjadi bagian dari implementasi multistrategi dalam rangka percepatan penanganan TB di Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan jajaran di tubuh pemerintah setempat hingga kewilayahan akan menindaklanjuti arahan dari kepala negara dengan melaksanakan pelacakan hingga pemantauan berkala terhadap perkembangan TB secara menyeluruh.

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.