Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan tahun depan agar skalanya meningkat menjadi kegiatan internasional.
Karo (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong Festival Bunga dan Buah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, Sumatera Utara (Sumut), berkembang menjadi agenda bertaraf internasional.
Dukungan itu disampaikan Menkop saat membuka Festival Bunga dan Buah Karo 2026, di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis.
Menurut Ferry, Festival Bunga dan Buah Karo memiliki daya tarik yang kuat, karena memadukan potensi pertanian, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.
Festival tersebut juga telah masuk dalam 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, sehingga layak terus dikembangkan hingga mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.
"Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan tahun depan agar skalanya meningkat menjadi kegiatan internasional," ujar Ferry menegaskan.
Ia mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi festival. Menurutnya, semangat masyarakat menjadi modal penting bagi Kabupaten Karo untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi berbasis potensi lokal.
Pada kesempatan itu, Ferry juga menerima penganugerahan marga Karo Ginting sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat adat Karo.
Bupati Karo Antonius Ginting menegaskan Festival Bunga dan Buah bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan Kabupaten Karo kepada dunia sebagai daerah yang kaya akan hasil pertanian, budaya, dan destinasi wisata.
Ia mengatakan, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumut, pelaku usaha, dan berbagai pihak untuk memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang investasi.
"Penting bagi Kabupaten Karo untuk melangkah lebih jauh ke panggung internasional melalui kolaborasi di bidang promosi pariwisata, investasi pertanian modern, pertukaran budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif," ujar Antonius.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas pasar produk hortikultura Karo, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise" dengan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari karnaval mobil hias berbahan bunga dan buah, pameran produk unggulan dan UMKM, business matching, pertunjukan seni budaya, lomba tari tradisional, hingga tradisi makan buah dan olahan buah gratis bagi masyarakat.
Wakil Gubernur Sumut Surya yang turut menghadiri pembukaan festival menegaskan Pemprov Sumut akan terus mendukung pengembangan Festival Bunga dan Buah Karo agar semakin berkualitas dan mampu menjadi ikon pariwisata Sumut di tingkat internasional.
Menurut dia, festival yang telah digelar sejak dekade 1980-an itu merupakan wujud syukur masyarakat atas kesuburan tanah dan kekayaan budaya Tanah Karo serta telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata.
Baca juga: Gubernur Sumut: Festival bunga dan buah geliatkan ekonomi di Karo
Baca juga: Pemkab Karo: Pengunjung Festival Bunga-Buah 2025 capai 80.000 orang
Pewarta: Juraidi dan Ade Friadi
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.