Islamabad (ANTARA) - Sedikitnya 32 pekerja tambang tewas setelah ledakan gas metana di dalam tambang batu bara di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, demikian laporan pemerintah daerah setempat pada Jumat.
Ledakan itu terjadi di tambang batu bara di pinggiran Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, tempat puluhan penambang sedang bekerja saat kejadian.
Menurut laporan kepolisian, lebih dari 40 penambang berada di dalam tambang ketika ledakan terjadi, dan semua pekerja yang terjebak berasal dari Distrik Shangla di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut.
Menteri Pertambangan dan Mineral Provinsi Balochistan, Shoaib Nosherwani, mengatakan tim penyelamat terus melakukan operasi penyelamatan dalam kondisi yang sangat menantang untuk menjangkau para pekerja yang masih terjebak di bawah tanah.
Dia menambahkan penyelidikan telah dimulai untuk menentukan penyebab ledakan tersebut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.