Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menyatakan program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) mendukung upaya mewujudkan visi IKN sebagai "Forest City" melalui rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir.
Basuki mengatakan Otorita IKN mendukung penuh pelaksanaan program M4CR yang dinilai sejalan dengan pembangunan kawasan IKN yang mengedepankan pemulihan ekosistem.
"Otorita IKN akan memberikan dukungan penuh karena kami sangat membutuhkan program ini untuk mewujudkan visi IKN sebagai Forest City," kata Basuki dalam sambutan pada Media Gathering Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu.
Baca juga: Otorita IKN dorong rehabilitasi mangrove untuk lindungi pesisir
Menurut Basuki, Otorita IKN terus melakukan penghijauan sejak awal pembangunan kawasan. Hingga saat ini, lebih dari lima juta pohon telah ditanam dan kegiatan penanaman dilakukan secara rutin setiap dua pekan.
"Jika Bapak dan Ibu kembali ke sini 10 tahun lagi, kawasan ini dipastikan sudah menjadi hutan. Saat ini saja, sudah ada lebih dari 5 juta pohon yang kami tanam. Kami rutin menanam setiap dua minggu sekali," ujarnya.
Ia mengatakan budaya menanam pohon juga diterapkan di lingkungan Otorita IKN, termasuk untuk memperingati ulang tahun maupun promosi jabatan.
Baca juga: Otorita tanam lima juta pohon restorasi kawasan IKN
"Bahkan, di Otorita IKN, kami memiliki tradisi menanam pohon untuk merayakan ulang tahun atau promosi jabatan, sebagai pengganti tiup lilin," katanya.
Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) merupakan program rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan Kementerian Kehutanan dengan dukungan pendanaan Bank Dunia sejak 2024. Program tersebut dijalankan di empat provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Sumatera Utara, melalui rehabilitasi mangrove, penguatan tata kelola, serta pelibatan masyarakat pesisir.
Basuki mengatakan rehabilitasi mangrove melalui M4CR melengkapi upaya penghijauan yang dilakukan Otorita IKN di kawasan daratan sehingga perlindungan ekosistem dapat dilakukan dari wilayah hulu hingga pesisir.
Baca juga: Otorita IKN gunakan IKNOW untuk antisipasi karhutla saat kemarau
Baca juga: Indef: Investasi Rp1,25 triliun di IKN dorong kutub pertumbuhan baru
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.