Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa hukum dan keamanan menjadi sorotan sepanjang Minggu (2/8), mulai dari mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang diduga tenggelam di Pulau Bugisa, penetapan 39 tersangka kasus dugaan penyimpangan beras oleh Satgas Pangan, penyaluran dua ton bantuan logistik TNI ke wilayah terdampak kekeringan di Papua Tengah, apresiasi terhadap Ekspedisi Merah Putih Presisi di daerah 3T, hingga langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkoordinasi dengan KJRI Kuching untuk menangani nelayan yang ditahan di Malaysia.

Simak rangkuman lengkapnya dalam berita hukum populer ANTARA berikut,

1. Mahasiswa UNG diduga tenggelam meninggal di Pulau Bugisa

Seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Riska Halid alias Icha (25) meninggal dunia setelah terseret ombak dan tenggelam di pantai Pulau Bugisa, Kecamatan Ponelo Kepulauan Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu (2/8).

Baca selengkapnya.

2. Mentan: Satgas Pangan tetapkan 39 tersangka kasus perberasan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Satgas Pangan telah menetapkan 39 tersangka dari 38 perkara terkait dugaan penyimpangan di sektor perberasan sebagai bagian dari upaya pemberantasan mafia pangan.

Baca selengkapnya.

3. Koops TNI Habema salurkan dua ton logistik ke Puncak Papua Tengah

Prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyalurkan bantuan logistik seberat dua ton kepada masyarakat terdampak kekeringan di tiga distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Baca selengkapnya.

4. SEMMI: Ekspedisi Merah Putih Polda Riau bukti Polri hadir di daerah 3T

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengapresiasi Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau 2026 yang dilepas di Mapolda Riau, Riau, Sabtu (1/8).

Baca selengkapnya.

5. BPPD Kepri koordinasi dengan KJRI soal nelayan ditahan di Malaysia

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Kuching untuk menelusuri keberadaan dan kondisi sejumlah nelayan asal Kepulauan Riau yang ditahan otoritas Malaysia.

Baca selengkapnya.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.