Baznas buka layanan amal selebriti di mall-mall

Baznas buka layanan amal selebriti di mall-mall

Baznas (baznas.or.id)

Jakarta (ANTARA News) - Badan Amil Zakat Nasional membuka program layanan amal selebriti, yakni "Charity Store" untuk pengumpulan donasi dengan menyediakan gerai-gerai di sejumlah mall di Jakarta.

Direktur Amil Zakat Nasional Arifin Purwakananta di Jakarta, Rabu mengatakan gerai amal selebriti yang dibuka di Mall Plaza Semanggi itu diyujukan agar para selebriti bisa menyumbangkan berbagai barangnya, seperti sepatu, pakaian, alat olahraga, dan lain-lainnya.

Beragam barang selebriti tersebut nantinya akan dilelang pada Senin (20/6) dan Jumat (24/6) pekan depan dengan keuntungan akan didonasikan bagi korban bencana.

"Kami sudah dapat dukungan dari beberapa tokoh dan artis. Seluruh keuntungannya untuk bantuan sosial kemanusian dan bencana," kata Arifin.

Tak hanya selebriti, bantuan berupa barang-barang bekas juga bisa diberikan oleh warga lain yang mengunjungi mall tersebut. Selain donasi, Baznas juga menyediakan layanan zakat dengan tambahan konsultasi atau penghitungan jumlah zakat di 30 mall dan instansi di Jakarta.

Baznas melayani pembayaran zakat di 13 mall dan 17 perkantoran di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang yang beberapa bertempat di Plaza Senayan, Summarecon Mall Bekasi, Plaza Semanggi, Pondok Indah Mall, The Breeze BSD City, Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata, Kemendikbud, dan kantor PT Aneka Tambang.

Direktur Mall Plaza Semanggi Sylve Djohan menyambut baik program "Charity Store" Baznas yang diadakan di Plaza Semanggi dengan harapan memudahkan masyarakat dalam beramal. Dia juga berpendapat lelang barang-barang selebriti diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat mengunjungi "Charity Store".

Selain program Charity Store, Baznas juga sudah menjalankan berbagai program lainnya seperti Paket Ramadhan Bahagia, Hidangan Berkah Ramadhan, Pasukan Umar bin Khattab, dan sebagainya. 

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komite 60 Tahun Jepang-Indonesia bangun kembali sekolah di Sulteng

Komentar