Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan utusan Dewan Perdamaian Nikolay Mladenov, Minggu (2/8), membahas perkembangan terkini di Jalur Gaza serta pengaturan untuk fase selanjutnya dari rencana gencatan senjata.

Selama percakapan telepon, kedua pejabat tersebut meninjau negosiasi yang bertujuan untuk menyelesaikan implementasi komitmen di bawah rencana Gaza Presiden AS Donald Trump.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir, Abdelatty menekankan "pentingnya memenuhi semua komitmen di bawah fase pertama rencana tersebut, termasuk memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang penuh, aman, dan berkelanjutan serta penarikan Israel dari Gaza, diikuti oleh pemulihan dan rekonstruksi yang cepat."

Kedua pihak juga membahas pengaturan untuk fase selanjutnya.

Mesir menekankan bahwa Komite Nasional untuk Administrasi Gaza harus mulai menjalankan tugasnya dari dalam wilayah tersebut "untuk mengelola periode transisi secara efisien dan menjaga persatuan wilayah Palestina."

Dia juga mendesak semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah rencana tersebut dan menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang dapat merusak implementasinya.

Upaya-upaya tersebut akan membantu mencapai keamanan dan stabilitas serta membuka jalan bagi pemulihan stabilitas di seluruh kawasan, katanya.

Pada Jumat (31/7), Dewan Perdamaian dan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk menerapkan fase selanjutnya dari gencatan senjata Gaza.

Dewan tersebut mengatakan Hamas telah menerima peta jalan yang terperinci. Israel belum secara resmi mengomentari usulan tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Hamas: Eskalasi serangan ke Gaza upaya gagalkan gencatan senjata

Baca juga: Hamas-PIJ tekankan perlunya penarikan pasukan Israel dari Gaza

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.