Saya baru tiga hari lalu mendapat presentasi hasil tabung 3 kg dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pengujian tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg yang akan menjadi alternatif dari LPG 3 kg sudah memasuki tahap akhir.
“Saya baru tiga hari lalu mendapat presentasi hasil tabung 3 kg dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir,” ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.
Bahlil menyampaikan berdasarkan informasi yang ia terima, tabung CNG 3 kg tinggal melakukan uji tembak dengan pembakaran 850 derajat Celcius.
Uji tembak tersebut, lanjut dia, akan dilakukan di China dan Indonesia.
“Dua-duanya dilakukan (China dan Indonesia). Jadi, kami juga tembak juga,” kata Bahlil.
Ia berharap agar pada Agustus, pemerintah bisa melakukan perkenalan CNG 3 kg kepada masyarakat.
Baca juga: Menteri Bahlil sebut pemerintah tetap beri subsidi untuk CNG
Baca juga: ESDM sebut CNG bisa hemat subsidi hingga 30 persen dibanding LPG
“Doakan saja, doakan, ya. Yang terbaik untuk ibu pertiwi tercinta,” ujar Bahlil.
CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.
Menurut Bahlil, tantangan utama dalam uji coba adalah aspek teknis karena tekanan gas CNG sekitar 200 hingga 250 bar, lebih kuat apabila dibandingkan dengan LPG yang tekanannya berada di kisaran 5–10 bar.
Ia mengatakan pemerintah terus mengkaji penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG tabung 3 kilogram guna mengurangi ketergantungan impor energi, sehingga uji coba harus terus dilakukan.
Menurut Bahlil, CNG memiliki keunggulan karena seluruh bahan bakunya tersedia di dalam negeri, termasuk sumber gas alam yang melimpah.
Selain itu, pemerintah juga menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dialokasikan untuk kebutuhan domestik.
Baca juga: Menteri Bahlil gandeng Pindad untuk kembangkan tabung CNG 3 kg
Baca juga: Pertagas nyatakan siap dukung penerapan CNG 3 kg gantikan LPG
Baca juga: Praktisi ingatkan konversi energi ke CNG harus berdayakan masyarakat
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.