Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi memastikan seluas 3.771 hektare (ha) lahan padi di wilayah tersebut aman dari ancaman kekeringan akibat musim kemarau.
"Kita pastikan aman, kelompok tani sudah dibekali pompa air tersebar di kecamatan lumbung pangan," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Tanjabtim Sunarno di Muara Sabak, Senin.
Sunarno menjelaskan, untuk mengantisipasi supaya lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air saat kemarau, pihaknya telah menyiapkan 275 pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Bantuan itu sepenuhnya telah berada di masing-masing kelompok tani, disiagakan untuk mengaliri air ke lahan yang nantinya terdampak kekeringan.
Lanjut dia, sejauh ini kondisi lahan pertanian masih dalam kondisi aman. Pasokan air dari saluran utama (primer) dan saluran pendukung (sekunder) masih mencukupi, mengingat wilayahnya merupakan daerah rawa pesisir dengan ketersediaan air cukup melimpah.
Sejauh ini, tegakan padi (standing crop) periode tanam April-September seluas 3.771 hektare telah memasuki tahap reproduksi atau fase generati, aman dari ancaman kekeringan.
Sebaran tanam di kabupaten tersebut, meliputi Kecamatan Nipah Panjang 1.027 ha, Berbak 986 ha, Muara Sabak Timur 255 ha, Muara Sabak Barat 74 ha, Kecamatan Geragai 226 ha, Dendang 83 ha dan Rantau Rasau seluas 695 ha.
Baca juga: Kementan bentuk 11 brigade pangan tingkatkan pertanian Tanjabtim
Baca juga: Kota Jambi targetkan luas tambah tanam padi 538 hektare pada 2026
Ia memperkirakan, akhir Agustus hingga awal September petani bisa melakukan panen raya, dengan target produksi ditaksir mencapai 5,5 ton gabah kering panen (GKP) dalam satu hektare.
Dia menambahkan, keberhasilan pertanian di Tanjabtim turut didukung keberadaan 17 Brigade Pangan, yang telah menyebar di delapan kecamatan lumbung pangan.
Selain itu, Kementan tahun ini telah mengucurkan bantuan optimalisasi cetak sawah rakyat seluas 571 ha. Sebanyak 101 hektare di antaranya telah memasuki tahap finalisasi atau siap digarap oleh petani.
"Kita sangat optimistis swasembada pangan di Tanjabtim tetap terjaga, pemerintah terus berikhtiar menjaga semangat petani untuk terus bercocok tanam," tutupnya.
Baca juga: BMKG prediksi Godzilla El Nino picu kemarau lebih panjang di Jambi
Baca juga: Petani binaan Pertamina EP Jambi perkuat ketahanan pangan hortikultura
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.