Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI pada pemilihan Ketua Umum PSSI yang berlangsung pada 2027 mendatang.

Erick mengatakan opsi tersebut sangatlah memungkinkan namun ia tidak ingin gegabah dan akan mendiskusikan kemungkinan tersebut dengan pemerintah dan FIFA.

"Satu, pasti saya berdiskusi dulu dengan pemerintah. Dan juga berdiskusi dengan FIFA. Dan tentu yang milih masyarakat sepak bola," kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

"Jadi kita tidak dalam posisi (bersaing) siapapun yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," imbuhnya.

Erick Thohir menjadi ketua umum PSSI periode 2023-2027 setelah terpilih lewat Kongres Luar Biasa PSSI pada 16 Februari 2023 mendatang.

Baca juga: Dilantik jadi Menpora, Erick: Jabatan Ketum PSSI berproses di FIFA

Erick mendapatkan 64 suara dari pemilik suara dalam pemilihan, mengungguli pesaingnya kala itu yakni LaNyalla Mattalitti yang mendapatkan 22 suara.

Sementara itu Kongres Biasa PSSI 2026 juga menetapkan bahwa pemilihan ketua PSSI akan mundur ke bulan Juli 2027 setelah sebelumnya dijadwalkan pada Mei 2027.

Keputusan tersebut telah disepakati bersama dalam Kongres Biasa PSSI 2026 yang dihadiri oleh seluruh peserta kongres yang terdiri dari perwakilan klub-klub Super League, Liga 2, serta berbagai asosiasi anggota PSSI.

Erick Thohir mengatakan bahwa perubahan statuta ini juga mempertimbangkan tahapan kerja Komite Pemilihan serta agenda sepak bola nasional dan internasional, sehingga seluruh proses pemilihan dapat berlangsung secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Erick Thohir ungkap alasan tetap menjabat Ketua Umum PSSI

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.