Jakarta (ANTARA) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berbagi pengalaman dengan delegasi International Republican Institute (IRI) mengenai penguatan demokrasi, regenerasi kepemimpinan politik, hingga peningkatan generasi muda dalam tata kelola partai politik di kawasan Asia.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP PKB M. Hasanuddin Wahid alias Cak Udin, berbagi pengalaman tersebut menjadi penting untuk memperluas perspektif hingga membangun partai politik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Kami menyambut baik kunjungan International Republican Institute ke DPP PKB. Pertemuan seperti ini sangat penting untuk memperkuat persahabatan, bertukar pengalaman, sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat antarlembaga politik di kawasan," kata Cak Udin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Sementara dalam pertemuan itu, dia mengatakan PKB secara konsisten memberikan ruang yang besar bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam kepimpinan partai.

Ia mengatakan komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan dengan kaderisasi, tetapi juga menempatkan anak-anak muda dalam struktur inti organisasi.

“Saat ini, banyak anak muda yang menjadi bagian dari pengurus harian DPP PKB, dan terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan partai," katanya.

Ia menjelaskan hal tersebut dapat terwujud karena regenerasi kepemimpinan bukan sekadar slogan bagi PKB, melainkan bagian dari strategi besar untuk membangun partai politik yang modern, inklusif, dan mampu menjawab tantangan politik masa depan.

Selain itu, dia mengatakan PKB percaya masa depan politik Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

“Oleh karena itu, kami tidak hanya memberi ruang partisipasi, tetapi juga menempatkan mereka dalam posisi strategis,” ujarnya.

Baca juga: PKB beri penghargaan kepada lima kiai berdedikasi kembangkan dakwah

Baca juga: Cak Imin sebut "Prabowonomics" jadi bentuk syukur PKB di umur ke-28

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.