Kami siap mendukung pelaksanaan lomba melalui pengawasan terhadap keamanan bahan baku yang digunakan oleh SPPG serta penyediaan rapid test kit

Mataram (ANTARA) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram menyiapkan rapid test kit untuk mendukung pengawasan keamanan pangan dalam lomba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala BBPOM Mataram Yogi Abaso mengatakan rapid test kit disiapkan untuk melakukan pemeriksaan cepat terhadap aspek keamanan pangan selama pelaksanaan lomba.

"Kami siap mendukung pelaksanaan lomba melalui pengawasan terhadap keamanan bahan baku yang digunakan oleh SPPG serta penyediaan rapid test kit," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Selasa.

Yogi menegaskan pengawasan keamanan pangan penting dilakukan agar menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga aman dikonsumsi.

Baca juga: BBPOM Mataram telusuri sumber roti MBG berjamur di Lombok Barat

Menurut dia, penggunaan bahan baku yang aman dan penerapan cara pengolahan pangan yang baik menjadi bagian penting dalam penyediaan makanan bergizi melalui Program MBG.

"Kami harap aspek keamanan pangan dapat diterapkan secara optimal selama pelaksanaan lomba," kata Yogi.

Jadwal pelaksanaan lomba menu Program MBG yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pada 22 Agustus 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh SPPG terpilih yang mewakili wilayah di Pulau Lombok sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: SPPG MBG Mataram punya layanan pengaduan online lewat telepon 127

Lomba itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penyediaan makanan yang bergizi, beragam, seimbang, serta memenuhi prinsip keamanan pangan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTB Fathul Gani menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan penyelenggaraan lomba.

Ia ingin ajang itu tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dalam penyusunan menu bergizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemenuhan gizi.

Baca juga: 4.000 guru dan tenaga pendidik di Mataram sudah terima MBG

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.