Jakarta (ANTARA) - Oppo A7 Pro Max dirilis sebagai ponsel pintar kelas menengah dengan baterai berkapasitas terbesar yang pernah dihadirkan oleh Oppo.

Menurut siaran GSM Arena pada Selasa (4/8), Oppo A7 Pro Max dibekali baterai 10.000 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 80W menggunakan kabel dan fitur reverse charging 27W.

Fitur reverse charging memungkinkan ponsel difungsikan sebagai pengisi daya perangkat elektronik yang lain.

Oppo mengklaim baterai A7 Pro Max bisa bertahan setidaknya hingga 1.500 siklus pengisian daya sebelum kapasitasnya turun menjadi di bawah 80 persen.

Oppo A7 Pro Max memiliki panel layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1.800 nits. Pemindai sidik jari optik terintegrasi disediakan di bagian bawah layar.

Ponsel pintar ini dipasangi dua kamera di bagian belakang, yaitu kamera utama 50MP dengan f/1.8 dan kamera monokrom 2MP.

Di samping itu, ada satu kamera di bagian depan dengan resolusi 50 MP dan f/2.0 yang disertai kemampuan auto-fokus.

Baca juga: Oppo A7 Pro Max akan debut dengan baterai 10.000 mAh

Oppo A7 Pro Max menggunakan chip Snapdragon 4 Gen 5 dari Qualcomm, yang didukung opsi memori RAM/ROM 8GB/128GB, 8GB/256GB, 12GB/256GB, dan 12GB/512GB.

Produsen menggunakan LPDDR4X untuk RAM dan ​​​​​​​UFS 3.1 untuk memori internal pada ponsel tersebut.

Oppo A7 Pro Max memiliki rating IP69K untuk ketahanan terhadap percikan air dan paparan debu.

Ponsel yang hadir dalam warna Black, Orange, dan Blue ini dipasarkan di China dengan harga mulai dari 2.199 yuan (Rp5,8 jutaan) pada masa pemesanan awal yang berakhir pada 7 Agustus 2026.

Belum diketahui apakah Oppo hanya akan memasarkan A7 Pro Max di wilayah China atau berencana menjualnya ke pasar global.

Baca juga: Spesifikasi vivo S2 diungkap, termasuk layar dan kameranya

Baca juga: POCO M8 Power hadir dengan Snapdragon 4 Gen 4 dan baterai 8.000 mAh​​​​​​​

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.