Jakarta (ANTARA) - Tujuh pelajar Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar berhasil meraih prestasi akademik di Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15, Airlangga Competition 19, dan Kompetisi Sains Pelajar Dalton (KPSD) 2026 di bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi.
"Kami sangat bahagia dan turut bangga atas prestasi yang ditorehkan anak-anak. Membimbing dan terus menggerakkan mereka untuk memberikan yang terbaik adalah bentuk kepedulian dan rasa cinta kami," kata Wali Asrama SRMA 26 Makassar, Habibie, dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Habibie menilai deretan medali emas dan perak yang diraih menjadi bukti bahwa kesempatan belajar yang setara, didukung pembinaan yang berkelanjutan, mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi dan siap bersaing di tingkat nasional.
"Kami berharap prestasi ini menjadi bukti bahwa anak-anak Sekolah Rakyat mampu bersaing dan meraih cita-cita setinggi mungkin," ujarnya.
Baca juga: Kemensos percepat penyelesaian bangunan Sekolah Rakyat permanen
Sementara Guru Matematika SRMA 26 Makassar, Kiki Novita Sari, menuturkan keberhasilan tersebut berawal dari upaya mengubah cara pandang siswa terhadap Matematika.
Ia tidak ingin peserta didik melihat Matematika sebagai kumpulan rumus yang menakutkan, melainkan ilmu yang dapat dipahami melalui proses berpikir dan penemuan.
Untuk itu, Kiki meluangkan waktu di luar jam pelajaran untuk membuka kelas tambahan, berdiskusi, dan mendampingi siswa hingga mereka berani berpikir kritis serta belajar secara mandiri.
"Saya tidak ingin anak-anak menganggap matematika hanya kumpulan rumus. Saya ingin mereka memahami proses di balik setiap konsep sehingga belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan. Saya bangga karena mereka belajar dengan sangat mandiri, mencari informasi sendiri, berdiskusi, dan terus berusaha berkembang," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Musi Banyuasin usulkan lahan Sekolah Rakyat
Sementara peraih Medali Emas Olimpiade Nasional Indonesia bidang Matematika, Fahrani Ramadhani mengaku keberhasilannya merupakan buah dari dukungan dan pendampingan para guru, wali asuh, serta wali asrama yang terus mendampinginya selama proses belajar.
"Alhamdulillah saya mendapatkan medali emas. Saya berterima kasih banyak kepada guru-guru, wali asuh, wali asrama, terutama Ibu Kiki Novita Sari selaku guru Matematika di SRMA 26 Makassar. Insya Allah saya bisa meningkatkannya lagi," ucap Fahrani.
Adapun tujuh siswa yang mengharumkan nama SRMA 26 Makassar yaitu Fahrani Ramadhani, peraih Medali Emas Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15 bidang Matematika tingkat nasional dan Salwa Dzakila Asmar, peraih dua Medali Emas, yakni pada Airlangga Competition 19 dan Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15 bidang Biologi tingkat nasional.
Selanjutnya Aliya Wahyuni, peraih Medali Emas Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15 bidang Bahasa Indonesia tingkat nasional dan Manohara, peraih Medali Perak Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15 bidang Matematika tingkat nasional, serta lolos ke tingkat nasional Kompetisi Sains Pelajar Dalton (KPSD) 2026 bidang Sosiologi
Kemudian Zeskia Aulia, peraih Medali Perak Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) 15 bidang Biologi tingkat nasional; Andi Husnul Khatimah, peraih Medali Emas Kompetisi Sains Pelajar Dalton (KPSD) 2026 tingkat provinsi bidang Bahasa Indonesia sekaligus lolos ke tingkat nasional, serta kembali lolos ke tingkat nasional pada bidang Sejarah, dan Muh Amirullah, peraih Medali Emas Kompetisi Sains Pelajar Dalton (KPSD) 2026 tingkat provinsi bidang Matematika dan berhasil melaju ke tingkat nasional.
Baca juga: Dudung: Penentuan lokasi Sekolah Rakyat berdasarkan tingkat kemiskinan
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.