Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar Festival Teater Jakarta Utara 2026 yang digelar di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Aki Tirem, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, sebagai ruang bagi seniman berekspresi dan berkreasi.

“Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menyampaikan berbagai cerita kehidupan melalui panggung teater,” kata Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Wawan Setiawan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan total ada 10 grup teater yang tampil memukau dalam Festival Teater Jakarta Utara 2026 yang digelar selama lima hari, yakni Senin (3/8) hingga Jumat (7/8). Penonton disuguhkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh makna dan pesan.

Ke-10 grup teater yang tampil di Festival Teater Jakarta Utara 2026 meliputi Teater Trotoar, Teater Cahaya Art Studio, Teater AN, Teater Marooned Actor Society, Teater Sanggar Bambu, Teater diRI, Teater Sabdu Biru, Teater Anu, Teater Nahkoda Lakara, dan Bambie Teater.

Setiap grup tampil secara bergantian dengan durasi sekitar satu jam. Pertunjukan dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yakni sore hari pukul 15.30–17.30 WIB dan malam hari pukul 20.00–22.00 WIB sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan waktu untuk menonton.

Baca juga: Buka ruang kreativitas, Pemkot Jakut gelar Festival Teater Pelajar

Menurut dia, festival ini memiliki peran penting dalam mengembangkan dunia seni, khususnya teater di wilayah Jakarta Utara.

“Kami berharap setiap pertunjukan mampu menggambarkan kehidupan sehari-hari sekaligus memperkaya seni budaya di Jakarta Utara,” kata Wawan.

Festival ini juga menjadi ajang kompetisi dan peserta memperebutkan gelar juara umum serta berbagai penghargaan, mulai dari Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria dan Perempuan Terbaik, hingga kategori teknis seperti penata musik, artistik, rias, lampu, kostum, serta manajemen panggung dan produksi terbaik.

Untuk pemenang, panitia menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan menerima Rp12,5 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp8,5 juta. Sementara itu, malam penutupan sekaligus penganugerahan akan digelar pada Senin (10/8) pukul 19.00 WIB di lokasi yang sama.

Wawan berharap melalui festival ini akan lahir generasi baru seniman teater yang berbakat dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Juara satu hingga tiga nantinya akan mewakili Jakarta Utara di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk berkembang lebih jauh,” ujarnya.

Sementara Peserta Teater Marooned Actor Society, Fadjar Sukma mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam festival ini.

Kelompoknya menampilkan pertunjukan berjudul Shift 4: Setelah Metamorfosis Kafka, yang mengangkat kisah perjuangan seseorang menghadapi realitas kehidupan di ibu kota.

“Kami merasa sangat diapresiasi melalui festival ini. Ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga ruang untuk berkembang dan menunjukkan karya terbaik kami. Harapannya kegiatan seperti ini terus ada,” tuturnya.

Baca juga: Pramono: JKF bukti berkembangnya kreativitas warga Jakarta

Baca juga: IKJ libatkan warga empat kelurahan dalam Festival Kali Pasir 2026

Baca juga: Jakarta Kreatif Festival rangkum transaksi Rp55 miliar

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.