Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan sikap mendukung hak rakyat Palestina untuk hidup dalam perdamaian, keamanan, dan mendapatkan martabat yang sepenuhnya.

“Pemerintah Jakarta mendukung sepenuhnya. Tentunya, pemerintah mendukung sepenuhnya perjuangan masyarakat Palestina yang sekarang ini sedang menghadapi berbagai persoalan yang luar biasa,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan dukungan kemanusiaan itu diberikan, antara lain melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Baziz) bagi warga di Gaza.

Pramono juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap krisis kemanusiaan di Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki Israel.

“Termasuk warga sipil yang terus menghadapi kehilangan nyawa, pengungsian yang berulang, serta keterbatasan air, pangan, dan layanan kesehatan,” ujar Pramono.

Baca juga: Pramono: WMSJ jadi ruang sampaikan pesan damai untuk Palestina

Lebih lanjut, dia menyambut keinginan sejumlah komunitas Palestina yang ingin memperingati HUT ke-81 Indonesia di Kedutaan Besar Palestina yang berada di Jakarta.

“Kami akan bersama-sama nanti untuk membuat kedutaannya menjadi betul-betul menyambut kemerdekaan Republik Indonesia,” tutur Pramono.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari mengungkapkan pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta itu, di antaranya membahas tentang Palestina dan situasi di Gaza.

“Rakyat Palesrina sangat menderita. Tapi, seperti yang saya selalu katakan, Palestina akan bebas, Insya Allah. Alhamdulillah, dukungan terhadap Palestina meningkat dari seluruh dunia,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Dubes Palestina juga mengucapkan selamat memperingati Hari Kemerdekaan kepada rakyat Indonesia.

Baca juga: 15 warga bersepeda 1.000 km Surabaya-Jakarta untuk dukung Palestina

Baca juga: Massa Reuni Akbar 212 doakan Sumatra dan Palestina

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.