Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan bahwa juara dunia kelas super bantam putri (55,3kg) Skye Nicolson mundur dari pertarungan yang dijadwalkan pada 29 Agustus mendatang karena mengalami cedera saat latihan.
"Nicolson mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat bertanding dan mengatakan bahwa dia berharap dapat menjadwalkan ulang pertarungan tersebut sebelum akhir tahun," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Petinju asal Australia itu sebelumnya dijadwalkan mempertahankan gelar juara dunia WBC melawan Miyo Yoshida dari Jepang dalam salah satu pertarungan utama ajang Most Valuable Promotions.
Baca juga: Dua mantan juara WBC Nicolson dan Avila naik ring rebut gelar baru
Namun, dalam proses persiapan menuju pertarungan tersebut, Nicolson mengalami cedera serius yang membuatnya terpaksa menarik diri.
Tysie Gallagher asal Inggris, yang merupakan mantan pemegang sabuk juara World Boxing Organization (WBO) International, akan menggantikan Nicolson dalam pertandingan tersebut, sementara sang juara menjalani proses pemulihan.
Nicolson menjadi juara dunia WBC pada Mei 2026 setelah gelar tersebut lowong karena juara sebelumnya, Ellie Scotney, tidak dapat melakukan pertahanan gelar akibat cedera.
Pencapaian tersebut menandai gelar juara dunia keduanya setelah ia meraih sabuk juara dunia kelas bulu (57,1kg) WBC pada April 2024 dengan mengalahkan Sarah Mahfoud melalui kemenangan angka mutlak.
Baca juga: Juara dunia WBC Caroline Verye diuji petinju tak terkalahkan Ferreira
Setelah menjadi juara kelas bulu, Nicolson berhasil dua kali mempertahankan gelarnya, yakni saat mengalahkan Dyana Vargas pada Juli 2024 dan Raven Chapman pada Oktober 2024.
Nicolson kehilangan gelar tersebut pada Maret 2025 setelah kalah angka dari Tiara Brown di Sydney. Setelah itu, ia memutuskan turun divisi ke kelas super bantam untuk melanjutkan kariernya.
Setelah debut gemilang di kelas barunya dengan menghentikan Carla Campos Gonzales, Nicolson meningkatkan prestasinya dengan mengalahkan Yulihan Luna untuk merebut gelar interim WBC kelas super bantam yang lowong, sebelum kemudian diangkat sebagai juara dunia penuh di divisi tersebut.
Baca juga: Juara dunia Caroline dan Amelia siap untuk pertarungan Inggris vs AS
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.