Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh menyiagakan armada mobil air pemadam kebakaran (damkar) untuk mengantisipasi perluasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan pengerahan dan kesiapsiagaan mobil air damkar di kedua wilayah Provinsi Aceh tersebut terbukti efektif melokalisasi titik api secara cepat.

"Dua unit mobil pemadam di Pidie Jaya, dan tiga di Aceh Besar," kata dia.

Menurut dia, kesiapsiagaan armada pemadam dan respons cepat tim gabungan di Pidie Jaya serta Aceh Besar membuat penanganan karhutla dapat dilakukan secara efektif hingga api berhasil dipadamkan.

Baca juga: Pemprov kalteng perkuat penanganan terpadu tanggulangi karhutla

Hal itu, sebagaimana dilakukan untuk pengendalian kebakaran lahan di wilayah Gampong Langien Tualada, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (5/8) dan menghanguskan lahan kurang lebih tiga hektare.

Dalam waktu yang sama kebakaran lahan dengan luas area terdampak sekitar tiga hektare juga melanda kawasan Gampong Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.

"Kondisi terkini api telah berhasil dipadamkan dan kondisi aman terkendali," kata dia.

Ia mengimbau forkopimda di Aceh tetap meningkatkan kesiapsiagaan personel dan armada pemadam mengingat potensi karhutla masih tergolong tinggi selama musim kemarau.

Baca juga: Khofifah upayakan helikopter "water bombing" beroperasi di Bromo besok

Baca juga: 12 hari karhutla, BPBD Kubu Raya prioritaskan lindungi pemukiman warga

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.