Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi angin segar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan setara

Merangin, Jambi (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi dimulai tahun ini.

Kepastian itu usai Satuan Kerja (Satker) Wilayah Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja, pengawasan, evaluasi, sekaligus koordinasi terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

"Kami bersama Bupati Merangin dan OPD lainnya sudah meninjau lokasi calon Sekolah Rakyat, tahap selanjutnya adalah perencanaan, dan diperkirakan pertengahan November mendatang pengerjaan fisik sudah mulai berjalan," ungkap Kepala Satuan kerja Kementerian PU Provinsi Jambi Edi Putra di lokasi peninjauan, Kamis.

Dalam tinjauan itu, Edi memberikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin karena sudah menyediakan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Baca juga: Wamensos cek progres pembangunan SR Probolinggo hingga Polewali Mandar

Ia berharap, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga hingga proyek ini rampung. Ditargetkan pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Juli 2027, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan.

"Lokasinya sangat strategis di Tanjung Lamin, tepat di tepi Jalan Lintas Sumatra. Kami mohon dukungan penuh dari Pak Bupati, OPD, dan seluruh masyarakat Merangin agar pembangunan berjalan sukses," kata Edi.

Bupati Merangin Muhammad Syukur menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat karena wilayahnya mendapat alokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurut dia, keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi angin segar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan setara.

"Saya atas nama pemerintah seluruh masyarakat Merangin mengucapkan terima kasih atas kebijakan serta program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat. Hari ini tim dari Kementerian PU dan Balai sudah turun, dan Juli 2027 sudah bisa dimanfaatkan," ungkap dia.

Baca juga: BRIN buat inovasi sepatu lokal harga Rp75 Ribu untuk Sekolah Rakyat

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.