Saya sengaja mengundang ke Istana, karena saya ingin melihat, mungkin pertama kali, tidak terlalu detail dan tidak terlalu komprehensif, tetapi untuk mendapat gambaran hasil-hasil yang saudara-saudara telah capai di BRIN
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dalam taklimatnya di hadapan 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, berjanji akan menambah anggaran riset yang saat ini masih dinilai rendah.
Menurut Prabowo, kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh penguasaan terhadap sains dan teknologi.
"Kita koreksi diri kita sebagai bangsa, investasi kita di bidang research dan development sangat sedikit, jauh dari yang seharusnya. Ini koreksi kita, dan juga kita ke depan akan berusaha memperbaiki itu," kata Presiden Prabowo saat berbicara di hadapan 150 peneliti BRIN dan sejumlah pejabat negara di Istana, Kamis.
Baca juga: Prabowo apresiasi inovasi sampah hingga material ramah lingkungan BRIN
Oleh karena itu, Presiden melanjutkan untuk menambah anggaran riset, tentu membutuhkan uang yang banyak. Presiden pun meyakini tambahan dana itu dapat diperoleh dari penghematan anggaran, serta memberantas dan mencegah praktik-praktik korupsi, termasuk penipuan seperti under-invoicing, dan membenahi tata kelola di seluruh kementerian/lembaga serta perusahaan milik negara.
Di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo untuk pertama kalinya bertatap muka dengan 150 ilmuwan dan peneliti BRIN dari berbagai daerah. Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga melihat langsung hasil riset dan inovasi yang mereka kerjakan selama berdinas di BRIN.
"Saya sengaja mengundang ke Istana, karena saya ingin melihat, mungkin pertama kali, tidak terlalu detail dan tidak terlalu komprehensif, tetapi untuk mendapat gambaran hasil-hasil yang saudara-saudara telah capai di BRIN," ujar Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga mengungkap harapannya untuk juga mengunjungi laboratorium riset dan kampus-kampus BRIN di sejumlah daerah.
Baca juga: Prabowo undang peneliti BRIN lihat langsung capaian riset dan inovasi
Kepala BRIN Arif Satria, dalam pidato pengantarnya yang disampaikan sebelum taklimat Presiden, menyampaikan pertemuan di Istana hari ini merupakan kehormatan bagi para periset BRIN.
"Kesempatan ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi kami, dan tentu membuat kami lebih bersemangat lagi untuk berinovasi. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat Bapak Presiden bahwa riset dan inovasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," kata Arif Satria.
Di halaman tengah Istana, Presiden Prabowo berkeliling selama lebih dari 1 jam untuk melihat langsung hasil penelitian para ilmuwan di berbagai bidang, di antaranya seperti nuklir dan antariksa, kesehatan, ketahanan pangan, kemandirian energi, benih, obat-obatan, dan bioindustri.
Baca juga: Prabowo tegaskan penguasaan sains dan teknologi kunci kemajuan bangsa
Pewarta: Genta Tenri Mawangi, Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.